Camelia, Andini (2025) Perlindungan Hukum Kreditor Konkuren Atas Objek Perjanjian Jual Beli Tanah dan Bangunan yang Menjadi Harta Pailit Pengembang Selaku Debitor Pailit (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 395K/Pdt.Sus-Pailit/2024). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Andini Camelia_205210208.pdf] Text
Halaman Depan_Andini Camelia_205210208.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Andini Camelia_205210208.pdf] Text
Bab isi_Andini Camelia_205210208.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Andini Camelia_205210208.pdf] Text
Daftar Pustaka_Andini Camelia_205210208.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Andini Camelia_205210208.pdf] Text
Lampiran_Andini Camelia_205210208.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Melalui pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, keperluan akan rumah akhirnya semakin meningkat. Fenomena tersebut menjadi peluang bisnis bagi developer. Kesepakatan dalam jual beli properti diwujudkan melalui PPJB diantara pembelinya bersama developer. Dalam proses pembangunannya, developer biasanya mencari sumber pendanaan tambahan kepada pihak lain dengan jaminan, terkhususnya tanah. Namun, dalam menjalankan bisnis, adakalanya perusahaan menghadapi kesulitan ekonomi yang berdampak pada ketidakmampuan perusahaan untuk membayar utang kepada kreditornya sehingga berakhir pailit. Dalam hal developer pailit, timbul kerugian terhadap para pembeli yang tengah ikut serta pada transaksi penjualan properti namun belum mendapatkan sertipikat kepemilikan. Hal tersebut ditemukan dalam kasus antara PT. Graha Cipta Suksestama dan PT. Niman Internusa selaku developer (debitor pailit) dengan para pembeli. Dimana para pembeli telah membayar lunas seluruh pembayaran namun tanah perumahannya dimasukkan pada boedel pailit debitor. Terdapat tujuan pada pelaksanaan penelitian ini ialah agar dapat mengetahui beserta memahami perlindungan hukum kreditor konkuren atas objek perjanjian yang berupa jual beli tanah beserta bangunan yang menjadi harta pailit pengembang selaku debitor pailit berdasarkan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 395K/Pdt.Sus-Pailit/2024. Digunakan oleh penulis yaitu teknik penelitian yang berupa yuridis normatif melalui bahan referensi studi kepustakaan beserta pendekatan peraturan. Melalui penelitian yang dihasilkan menampilkan bahwasanya objek tanah berdasarkan PPJB sebagai harta pailit bagi developer beserta pembeli dapat melakukan pengajuan diri dalam menjadi kreditor konkuren serta Majelis Hakim Mahkamah Agung pada Putusan Kasasi Nomor 395K/Pdt.Sus-Pailit/2024 melakukan suatu penemuan hukum, dimana hakim tidak hanya corong kepada undang-undang (la Bouche de la Loi), melainkan mengutamakan asas keadilan dalam memutus suatu kasus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dr. Richard C. Adam, S.H., LL.M
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Kreditor Konkuren, Kepailitan, Perjanjian Pengikatan Jual Beli
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 30 Jun 2025 02:17
Last Modified: 30 Jun 2025 02:17
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47408

Actions (login required)

View Item View Item