PRAWIRODIDJOJO, DEVI VALEDA (2020) PREVALENSI PTERYGIUM PADA PEKERJA DI KAWASAN LIPPO CIKARANG. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of top.pdf] Text
top.pdf

Download (498kB)
[thumbnail of 1.pdf] Text
1.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of 2.pdf] Text
2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 3.pdf] Text
3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (347kB)
[thumbnail of 4.pdf] Text
4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (97kB)
[thumbnail of 5.pdf] Text
5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[thumbnail of 6.pdf] Text
6.pdf

Download (103kB)
[thumbnail of ref.pdf] Text
ref.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of lamp.pdf] Text
lamp.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pterygium adalah penyakit mata yang prevalensinya tinggi di daerah “pterygium
belt” yang mencakup Indonesia, karena terkait dengan paparan langsung dengan
sinar UV. Sedangkan sebagian besar penduduk Indonesia pekerjaannya banyak
terpapar sinar matahari. Di Kawasan Lippo Cikarang masih terdapat banyak
pembangunan sehingga kemungkinan terjadinya pterygium pada pekerja di daerah
Lippo Cikarang cukup besar. Namun prevalensi pterygium pada pekerja di
Kawasan Lippo Cikarang masih belum diketahui. Oleh karena itu penelitian ini
dilakukan untuk mencari tahu prevalensi pterygium pada pekerja di Kawasan Lippo
Cikarang. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain potong lintang
pada seluruh pekerja di Kawasan Lippo Cikarang yang pekerjaannya terpapar sinar
matahari lebih dari 5 jam per hari. Pterygium didefinisikan sebagai selaput tipis
berbentuk segitiga yang pertumbuhannya dimulai dari ujung mata dan
pencatatannya serta penilaiannya dilakukan dari hasil foto yang diperoleh dari
kedua mata responden. Penelitian ini melibatkan total sejumlah 85 responden.
Pterygium ditemukan pada 8 (9,4%) responden. Kasus pterygium didominasi oleh
responden yang termasuk kelompok usia 50 tahun keatas, berjenis kelamin
perempuan, bekerja sebagai tukang sapu, dan tidak menggunakan topi ataupun
kacamata pelindung dengan masing-masing jumlah responden yaitu 5 (62,5%), 5
(62,5%), 4 (50%), dan 5 (62,5%) secara berurutan. Prevalensi pterygium cukup
tinggi pada pekerja dengan pajanan matahari langsung yang tinggi dan penggunaan
topi atau kacamata pelindung nampaknya memiliki efek protektif terhadap insidensi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Novendy
Uncontrolled Keywords: Pterygium, Sinar UV, Prevalensi, Lippo Cikarang
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran
Divisions: Fakultas Kedokteran > Kedokteran
Depositing User: FK Perpus
Date Deposited: 23 Jul 2021 03:58
Last Modified: 23 Jul 2021 03:58
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/30125

Actions (login required)

View Item View Item