Winata, Tania (2024) Batasan Kriteria Antara Tindak Pidana Penipuan Dan Wanprestasi. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf] Text
Halaman Depan_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf] Text
Bab isi_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf] Text
Daftar Pustaka_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf

Download (891kB)
[thumbnail of Lampiran_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf] Text
Lampiran_Tania Winata_205200132_Skripsi 2024.pdf
Restricted to Registered users only

Download (996kB)

Abstract

Negara Republik Indonesia berdasarkan hukum menilai tindakan masyarakat berdasarkan peraturan hukum, yang menuntut seluruh elemen hukum bertindak sesuai aturan yang ada. Kejahatan yang meningkat mengganggu keamanan masyarakat sehingga perlu tindakan pencegahan dan penegakan hukum. Tujuan negara mencakup keamanan dan ketentraman untuk menjamin keselamatan jiwa dan harta benda, yang diwujudkan melalui hukum. Penegakan hukum di Indonesia harus sesuai Pancasila dan UUD 1945 untuk mencapai tujuan bangsa. Perkembangan zaman mempengaruhi kehidupan masyarakat, termasuk perilaku dan budaya, dan seringkali menimbulkan kasus penipuan dalam perjanjian. Penelitian ini bertujuan membedakan wanprestasi dan penipuan serta dampaknya, khususnya bagi aparat hukum, dengan fokus pada Yurisprudensi MA No. 4/Yur/Pid/2018. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan studi kasus Yurisprudensi MA No. 4/Yur/Pid/2018, yang dianalisis menggunakan bahan pustaka. Data utama berasal dari yurisprudensi dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Penelitian ini deskriptif, menjelaskan penipuan dan wanprestasi dalam hukum Indonesia berdasarkan peraturan dan yurisprudensi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur penipuan mencakup niat untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, sedangkan unsur wanprestasi melibatkan pelanggaran kesepakatan dalam perjanjian. Putusan MA No. 4/Yur/Pid/2018 menegaskan perbedaan antara penipuan dan wanprestasi, memberikan pedoman bagi aparat hukum dalam menangani kasus terkait.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Ade Adhari, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana Penipuan, Wanprestasi, Yurisprudensi
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 08 Jul 2025 02:33
Last Modified: 08 Jul 2025 02:33
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47716

Actions (login required)

View Item View Item