Rumondang, Karin Elizabeth (2024) Tanggung Jawab Pihak Penanggung Terhadap Kerugian Yang Dialami Pihak Tertanggung Kendaraan Roda Empat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 (Studi Kasus Putusan 113/Pdt.G-Sus BPSK/2020/PN.PDG). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf] Text
Halaman Depan_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf

Download (168kB)
[thumbnail of Bab isi_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf] Text
Bab isi_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf
Restricted to Registered users only

Download (731kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf] Text
Daftar Pustaka_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of Lampiran_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf] Text
Lampiran_Karin Elizabeth Rumondang_205190123.pdf
Restricted to Registered users only

Download (854kB)

Abstract

Asuransi adalah perjanjian di antara dua belah pihak di mana satu pihak harus membayar premi, sementara pihak lainnya memberikan jaminan penuh atas pembayaran premi tersebut. Penelitian ini mengulas tanggung jawab perusahaan asuransi (penanggung) dalam mengganti kerugian tertanggung terkait kerusakan kendaraan roda empat, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan jo. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian. Dari latar belakang di atas permasalahan yang dibahas bagaimana perlindungan hukum terhadap klaim asuransi pemilik kendaraan roda empat berdasarkan UU Nomor 40 Tahun 2014 dan bagaimana tanggung jawab pihak penanggung terhadap kerugian yang dialami oleh pihak tertanggung kendaraan roda empat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yang digunakan mengacu pada data sekunder dari sumber tertulis, pendekatan hukum, dan analisis preskriptif. Dalam penelitian ini umumnya penanggung telah memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian asuransi, masih terdapat kasus di mana penanggung tidak sepenuhnya menanggung kerugian sesuai harapan tertanggung. Proses klaim asuransi seringkali dihambat dengan banyaknya persyaratan-persayaratan dokumen dan waktu pemrosesan yang cukup lama. Putusan pengadilan cenderung berpihak pada tertanggung jika penanggung terbukti tidak memenuhi kewajibannya. Meskipun UU Nomor 40 Tahun 2014 telah memberikan kerangka hukum yang jelas, implementasinya masih memerlukan pengawasan yang lebih ketat untuk meningkatkan kepatuhan penanggung dan melindungi hak-hak tertanggung.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Christine S.T. Kansil, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Asuransi, Penanggung, Tertanggung, Klaim
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 07 Jul 2025 03:22
Last Modified: 07 Jul 2025 03:22
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47657

Actions (login required)

View Item View Item