Phua, Steven Cai Lee (2025) Penyelesaian Sengketa Hak Mogok Kerja Pada PT Spindo Menurut Hukum Ketenagakerjaan. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf] Text
Halaman Depan_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf] Text
Bab isi_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf] Text
Daftar Pustaka_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf] Text
Lampiran_Steven Cai Lee Phua_205210092.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Mogok kerja sebagai bentuk perjuangan buruh untuk menyuarakan aspirasi dan melindungi hak-haknya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Mogok kerja harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan tujuan mendapatkan kembali haknya yang telah dirampas oleh suatu Perusahaan. Tujuan daripada penelitian ini untuk mengetahui prosedur hak mogok kerja bagi pekerja di PT Spindo dan pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 94/Pdt.Sus-PHI/2023/PN Sby memutuskan mogok kerja tidak sah menurut Hukum Positif Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Metode ini dilakukan dengan fokus kajian yang dipergunakan adalah penemuan hukum dalam perkara dan sistematika hukum. Penelitian ini menggunakan spesifikasi penelitian preskriptif, di mana penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan saran-saran mengenai apa yang seharusnya dilakukan. Pada saat ini regulasi mengenai hak mogok kerja diatur di dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Industrial. Hak mogok kerja yang diatur di dalam peraturan tersebut merupakan suatu pemberian kesempatan bagi buruh untuk mengekspresikan ketidakpuasan terhadap kondisi kerja atau kebijakan yang dianggap merugikan. Namun, penting untuk dipahami bahwa pelaksanaan mogok kerja tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Agar suatu mogok kerja dapat dianggap sah secara hukum, diperlukan pemenuhan berbagai prosedur yang telah ditentukan dalam regulasi. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan bahwa aksi mogok dilakukan secara tertib, sesuai hukum, dan tidak merugikan pihak-pihak lain secara tidak proporsional. Pada sengketa mogok kerja yang dialami pada kasus PT Spindo diakibatkan oleh hak-hak yang dirampas oleh perusahaan tersebut yaitu kenaikan upah. Hal tersebut melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku, karena perusahaan menetapkan upah yang tidak sesuai dengan aturan. Dalam hal ini penulis ingin mengkaji lebih lanjut mengenai sengketa hak mogok kerja terhadap kasus PT Spindo.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Rasji, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Mogok Kerja, Hukum Ketenagakerjaan, Penyelesaian Sengketa
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 03 Jul 2025 07:13
Last Modified: 03 Jul 2025 07:13
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47593

Actions (login required)

View Item View Item