Yapputro, Pascal Amadeo (2025) Perlindungan Konsumen Terhadap Penandaan Kosmetika Sediaan Sunscreen yang Bertentangan dengan Deskripsi Kemasan (Studi Kasus Temuan Uji In Vitro Nilai SPF). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf] Text
Halaman Depan_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf] Text
Bab isi_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf] Text
Daftar Pustaka_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf] Text
Lampiran_Pascal Amadeo Yapputro_205210036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Tabir surya merupakan salah satu produk kosmetika yang digunakan masyarakat untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Produk ini diklaim memiliki nilai SPF tertentu sebagai indikator perlindungan terhadap sinar UV. Namun, dalam beberapa kasus, ditemukan bahwa nilai SPF yang tertera pada kemasan tidak sesuai dengan hasil uji laboratorium yang dilakukan secara in vitro. Beberapa produk bahkan memiliki nilai SPF jauh di bawah klaim pada kemasan, yang menyebabkan kerugian bagi konsumen. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini meliputi bagaimana mekanisme perlindungan konsumen terhadap pelanggaran penandaan kosmetika sediaan yang tidak sesuai pada produk tabir surya dan bagaimana tanggung jawab pelaku usaha terhadap penandaan kosmetika sediaan yang tidak sesuai pada produk tabir surya ditinjau dari kasus temuan uji in vitro nilai SPF. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, teori hukum yang relevan, serta dilengkapi dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen dilakukan melalui pengawasan oleh BPOM, yang memiliki wewenang untuk memberikan sanksi administratif terhadap pelaku usaha, seperti peringatan tertulis, penarikan produk dari peredaran, atau pencabutan izin edar. Konsumen yang dirugikan juga memiliki hak untuk mengajukan gugatan perdata melalui pengadilan atau penyelesaian melalui BPSK. Tanggung jawab pelaku usaha dalam kasus ini mencakup tanggung jawab administratif, perdata, dan moral, yang meliputi kompensasi kepada konsumen serta upaya memastikan penandaan produk sesuai dengan hasil uji laboratorium.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: SPF, Penandaan Kosmetika, Perlindungan Konsumen, Tanggung Jawab Pelaku Usaha
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 02 Jul 2025 08:46
Last Modified: 02 Jul 2025 08:46
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47558

Actions (login required)

View Item View Item