Natasha, Malika Baby (2025) Analisis Modus Operandi Dan Penegakan Hukum Terkait Penipuan Tiket Konser Secara Online (Studi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 157/Pid.B/2024/PN Jkt.Pst). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Malika Baby Natasha_205210220.pdf] Text
Halaman Depan_Malika Baby Natasha_205210220.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of Bab isi_Malika Baby Natasha_205210220.pdf] Text
Bab isi_Malika Baby Natasha_205210220.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Malika Baby Natasha_205210220.pdf] Text
Daftar Pustaka_Malika Baby Natasha_205210220.pdf

Download (442kB)
[thumbnail of Lampiran_Malika Baby Natasha_205210220.pdf] Text
Lampiran_Malika Baby Natasha_205210220.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kasus ini muncul dari meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap konser Coldplay di Jakarta pada November 2023. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Ghisca Debora untuk melakukan penipuan tiket secara online, yang memerlukan analisis hukum mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modus operandi penipuan tiket konser secara online yang dilakukan oleh Ghisca Debora dan mengevaluasi bentuk putusan serta tindakan hukum yang diambil oleh pihak berwenang berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif dengan pendekatan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan yang relevan. Studi literatur juga digunakan untuk memperluas perspektif tentang penipuan online dalam konteks hukum pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ghisca Debora memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap konser Coldplay di Jakarta pada November 2023 sebagai peluang untuk melakukan penipuan. Modus yang digunakan meliputi penjualan tiket online dengan klaim akses eksklusif dari MABES POLRI, janji pengembalian uang, dan penggunaan surat perjanjian palsu untuk meyakinkan korban. Proses hukum dimulai dengan penyelidikan dan penyidikan oleh pihak berwenang, diikuti oleh penuntutan di pengadilan. Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 157/Pid.B/2024/PN Jkt.Pst, Ghisca Debora dinyatakan bersalah atas tindak pidana penipuan dan dijatuhi hukuman penjara serta denda sesuai ketentuan undang- undang. Dengan demikian, kasus ini menegaskan pentingnya pengawasan terhadap transaksi online serta
perlunya edukasi publik untuk mencegah penipuan serupa di masa mendatang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Dr. R. Rahaditya, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Modus Operandi, Tiket Online, Penipuan.
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 02 Jul 2025 03:26
Last Modified: 02 Jul 2025 03:26
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47528

Actions (login required)

View Item View Item