Calvita, Calvita (2025) Perlindungan Konsumen Dalam Sistem Pre-Project Selling Perumahan Tanpa Kepemilikan Izin Mendirikan Bangunan (Studi Kasus Jatiasih Central City). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Calvita_205210075.pdf] Text
Halaman Depan_Calvita_205210075.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Calvita_205210075.pdf] Text
Bab isi_Calvita_205210075.pdf
Restricted to Registered users only

Download (19MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Calvita_205210075.pdf] Text
Daftar Pustaka_Calvita_205210075.pdf

Download (572kB)
[thumbnail of Lampiran_Calvita_205210075.pdf] Text
Lampiran_Calvita_205210075.pdf
Restricted to Registered users only

Download (735kB)

Abstract

Tempat tinggal merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Dengan semakin banyaknya permintaan tempat tinggal membuat semakin meningkatnya perusahaan properti perumahan. Perusahaan properti perumahan tidak jarang menggunakan strategi pemasaran dan penjualan sistem pre-project selling yang merupakan pemasaran serta penjualan sebelum unit pembangunan telah selesai. Namun dengan pemasaran dan penjualan dengan sistem pre-project selling, tidak jarang sekali terdapat kasus bahwa pengembang perusahaan properti pembangunan belum melengkapi persyaratan pembangunan sehingga menimbulkan masalah hukum yang merugikan konsumen. Penelitian ini memakai sebuah metode penelitian yang berupa normatif melalui melakukan kajian peraturan perundang-undangan yang terkait, teori hukum yang relevan, serta metode wawancara dengan ahli yang terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembang properti perumahan melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata dengan tidak memenuhi persyaratan Izin Mendirikan Bangunan dalam pemasaran dan penjualan sistem pre-project selling serta pelaku usaha melanggar ketentuan kewajiban dan larangan yang harus dipatuhi sebagai acuan dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Dalam kasus ini, konsumen yang dirugikan mempunyai hak mengajukan gugatan secara perdata dengan melalui pengadilan atau penyelesaian melalui BPSK. Pelaku usaha yang menyebabkan kerugian memiliki tanggung jawab secara administratif dengan memberikan ganti rugi dan kompensasi tetapi dalam beberapa kasus tidak menghilangkan kemungkinan adanya sanksi pidana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Konsumen, Pre-project selling, Izin Mendirikan Bangunan, Tanggung Jawab
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 30 Jun 2025 04:27
Last Modified: 30 Jun 2025 04:27
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47447

Actions (login required)

View Item View Item