MAYVIANS, TIZANDER (2019) HUBUNGAN ASUPAN SERAT DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PETUGAS KEAMANAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
TOP.pdf Download (515kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (761kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (572kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
REF.pdf Download (323kB) |
|
|
Text
LAMP.pdf Download (2MB) |
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang prevalensinya semakin
meningkat dewasa ini, ditandai oleh peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg
(World Health Organization). Prevalensi hipertensi di dunia untuk usia 25 tahun
keatas adalah 40% (WHO 2008), sedangkan di Indonesia sejak 2013-2018 untuk
usia ≥18 tahun meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% (Riskesdas). Serat
merupakan salah satu zat gizi yang tergolong ke dalam karbohidrat, dimana
asupan serat yang tidak adekuat sering dikaitkan dengan kejadian hipertensi,
namun hasilnya masih banyak dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti intensitas
merokok, aktivitas fisik dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan asupan serat dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini
dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta. Penelititan
ini merupakan penelitian analitik, desain studi cross-sectional, responden adalah
petugas keamanan Universitas Tarumanagara. Data asupan serat diambil melalui
pencatatan makanan dengan menggunakan metode Food Frequency
Questionnaire (FFQ) semi kuantitatif, pengukuran tekanan darah menggunakan
sfigmomanometer (tensimeter) dan stetoskop. Analisis data asupan serat
menggunakan aplikasi lunak Nutri-Survey 2007. Analisis statistik menggunakan
uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 90% (p<0,1). Dari 92 responden, yang
mengalami hipertensi sebanyak 45 orang (48,9%). Sebanyak 57 responden yang
mengonsumsi serat kurang, 33 orang (57,9%) mengalami hipertensi, sedangkan
35 responden yang mengonsumsi serat cukup, 12 orang (34,28%) yang
mengalami hipertensi (p-value 0,033). Didapatkan hubungan yang bermakna
antara asupan serat dengan kejadian hipertensi pada petugas keamanan
Universitas Tarumanagara.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Frisca |
| Uncontrolled Keywords: | Asupan serat, hipertensi, petugas keamanan |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 09 Aug 2021 03:47 |
| Last Modified: | 09 Aug 2021 03:47 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/29061 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
