YESTIANTO, YENSEN (2020) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMA NOTRE DAME JAKARTA BARAT. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
top.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (151kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
ref.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
lamp.pdf Download (948kB) |
Abstract
Remaja merupakan peralihan dari anak menjadi dewasa dan merupakan usia yang
sangat berisiko mempunyai status gizi overweight dan obesitas karena pada usia ini
remaja sedang dalam tahap pertumbuhan sehingga membutuhkan asupan gizi yang
lebih banyak. Overweight dan obesitas merupakan kelainan atau akumulasi lemak
berlebih yang dapat merusak kesehatan dan merupakan faktor risiko terjadinya
penyakit kardiometabolik. Peningkatan asupan makanan yang disertai kurangnya
aktivitas fisik dapat menyebabkan overweight dan obesitas pada remaja. Penelitian
ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional yang bertujuan
untuk melihat hubungan antara pola aktivitas fisik dengan kejadian overweight dan
obesitas pada remaja. Pengambilan subjek dilakukan dengan judgmental sampling.
Sampel pada penelitian ini adalah remaja berusia 15-18 tahun di SMA Notre Dame
sebanyak 150 orang. Data aktivitas fisik diperoleh dengan wawancara
menggunakan kuesioner, data overweight dan obesitas didapatkan dengan
pengukuran antropometri yaitu berat badan dan tinggi badan. Analisis statistik
menggunakan tabel 2x2 dengan uji chi-square. Pada penelitian ini didapatkan
15,3% subjek menderita overweight dan 14% subjek menderita obesitas. Sebanyak
31,3% subjek melakukan aktivitas fisik ringan dan 68,7% subjek melakukan
aktivitas fisik sedang-berat. Sebanyak 47,7% subjek dengan status gizi overweightobesitas melakukan aktivitas fisik ringan. Didapatkan hubungan yang bermakna
secara statistik antara aktivitas fisik dengan kejadian overweight dan obesitas pada
remaja di SMA Notre Dame (p = 0,003). Didapatkan prevalence ratio pada subjek
yang melakukan aktivitas fisik ringan memiliki risiko 2,13 kali lebih tinggi
dibandingkan yang melakukan aktivitas fisik sedang-berat. Berdasarkan penelitian
yang telah dilakukan terdapat adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan
kejadian overweight dan obesitas. Edukasi perlu dilakukan agar remaja dapat
memiliki kesadaran untuk meningkatkan aktivitas fisik sehingga dapat mencegah
dan menurunkan kejadian overweight dan obesitas yang merupakan faktor risiko
terjadinya penyakit kardiometabolik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Frisca |
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, remaja. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 25 Jun 2021 13:07 |
| Last Modified: | 25 Jun 2021 13:07 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/22768 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
