PRAMANA, MONICA (2019) HUBUNGAN KONSUMSI MINUMAN RINGAN DAN CAMILAN TERHADAP STATUS GIZI PADA PENGEMUDI BUS PT. GM JAKARTA JULI 2018. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
top.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (314kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (416kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (456kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (411kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (316kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
ref.pdf Download (327kB) |
|
|
Text
lamp.pdf Download (919kB) |
Abstract
Kebiasaan mengonsumsi camilan dan minuman ringan semakin meningkat, hal ini
dikaitkan dengan perkembangan teknik pemasaran yang semakin maju
menyebabkan meningkatnya kebiasaan konsumsi minuman ringan dan camilan
Kebiasaan ini dikaitkan dengan meningkatnya Indeks Massa Tubuh (IMT) dan
Lingkar Pinggang (LP) berupa kegemukan/obesitas. Obesitas merupakan masalah
kesehatan pada kalangan pengemudi bus yang akhirnya menyebabkan penyakit
kardiovaskular, diabetes melitus tipe 2, osteoartritis, dan kanker. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan camilan dan minuman
ringan terhadap status gizi berupa IMT dan LP. Penelitian ini merupakan studi
analitik dengan metode cross sectional yang dilakukan terhadap 162 pengemudi
bus PT GM yang berusia 21-61 tahun. Analisis statistik dalam penelitian
menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan responden dalam jumlah banyak
mengonsumsi minuman ringan sebanyak 76,5% dan camilan sebanyak 61,7%.
Status gizi responden berdasarkan IMT klasifikasi Depkes RI, gemuk berat:
43,8%, gemuk ringan: 9,3%, normal: 41,4%, kurus ringan: 1,9%, kurus: 3,7%.
Status gizi berdasarkan IMT klasifikasi WHO Asia-Pasific, obesitas: 50%,
gemuk: 21%, normal: 24,1% dan kurus: 4,9%. Status gizi berdasarkan LP,
obesitas sentral 53,4%. Tidak terdapat hubungan antara asupan minuman r ingan
terhadap status gizi berdasarkan IMT Depkes RI (p-value 0,903 ,PR 1,054), status
gizi berdasarkan IMT WHO Asia Pasific (p-value 0,302, PR 1,152) dan obesitas
sentral (p-value 0,749, PR 1,088) dan hasil penelitian antara hubungan asupan
camilan terhadap status gizi berdasarkan Depkes RI (p-value 0,452, PR 0,866),
status gizi berdasarkan WHO Asia Pasific (p-value 1,000 , PR 0,993) dan obesitas
sentral (p-value 0,998, PR 0,975) juga tidak menunjukkan adanya hubungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Karjadijaja, Idawati |
| Uncontrolled Keywords: | pengemudi bus, minuman ringan, camilan, kegemukan, obesitas |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 25 May 2021 08:21 |
| Last Modified: | 25 May 2021 08:21 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/21481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
