SARI, DINI PERMATA (2019) HUBUNGAN AKTIFITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
top.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (118kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (172kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (159kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (125kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (141kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
dapus.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
end.pdf Download (910kB) |
Abstract
Latar Belakang Obesitas atau berat badan berlebih adalah penumpukan lemak
yang sangat tinggi didalam tubuh yang membuat berat badan menjadi tidak ideal.
Sejumlah komplikasi dapat timbul karena obesitas, bahkan beberapa diantaranya
membahayakan nyawa Seperti penyakit PJK, hipertensi, DM tipe 2, stroke, dan juga
masalah pada psikologis bagi para remaja termasuk peningkatan depresi karena jika
remaja mengalami berat badan berlebih maka akan seringkali ditolak dan
dikucilkan oleh reman sebayanya. Aktifitas fisik merupakan gerakan tubuh yang
dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi yang cukup
banyak. Menurut beberapa penelitian bahwa didapatkan remaja lebih sering
menghabiskan waktunya dengan bermain gadget, menonton TV dibandingkan
melakukan aktifitas fisik. Penelitian ini dilakukan untuk megetahui hubungan
aktifitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Metodologi Responden pada
penelitian ini berjumlah 89 orang yang diambil dengan cara consecutive sampling.
Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional lalu dianalisa dengan uji
chi-square. Hasil dari 89 subjek didapatkan usia terbanyak 45 orang (50,6%), jenis
kelamin terbanyak adalah perempuan sebanyak 63 orang (70,8%), subjek yang
mengonsumsi rokok hanya 1 orang (1,1%), untuk lama tidur subjek banyak yang
memiliki waktu tidur yang tidak normal sebanyak 51 orang (57,3%), aktifitas fisik
subjek lebih banyak cenderung melakukan aktifitas fisik yang sedang sebanyak 50
orang (56,2%), dan untuk status gizi subjek lebih banyak mengalami obesitas
sebanyak 40 orang (44,9%) dibandingkan dengan status gizi yang normal.
Kesimpulan Tidak adanya Hubungan antara Aktifitas Fisik dengan kejadian
Obesitas pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara.
(p>0,05).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Santoso, Alexander Halim |
| Uncontrolled Keywords: | Obesitas, Remaja, Aktifitas Fisik |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 23 Apr 2021 06:24 |
| Last Modified: | 23 Apr 2021 06:24 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/18600 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
