Samuel, Yoel (2025) Tinjauan Yuridis Perjanjian Baku Pada Aplikasi Pendanaan Bersama OVO Finansial Berdasarkan Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia (Putusan MA Nomor : 1206/K/Pdt/2024). Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman depan_Yoel Samuel_217232005.pdf] Text
Halaman depan_Yoel Samuel_217232005.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab isi_Yoel Samuel_217232005.pdf] Text
Bab isi_Yoel Samuel_217232005.pdf
Restricted to Registered users only

Download (46MB)
[thumbnail of Daftar pustaka_Yoel Samuel_217232005.pdf] Text
Daftar pustaka_Yoel Samuel_217232005.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Yoel Samuel_217232005.pdf] Text
Lampiran_Yoel Samuel_217232005.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Perjanjian baku dalam Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) semakin banyak digunakan, namun sering kali mengandung klausula yang merugikan konsumen dan tidak sesuai dengan prinsip keadilan. Kondisi ini menjadi perhatian dalam konteks perlindungan hukum konsumen di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan serta dampak perjanjian baku dalam LPBBTI ditinjau dari Undang-Undang Perlindungan Konsumen serta Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, dengan studi khusus pada Putusan Mahkamah Agung Nomor: 1206 K/Pdt/2024. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dan empiris, dengan data diperoleh melalui studi kepustakaan, analisis putusan pengadilan, dan wawancara terhadap pengguna LPBBTI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perjanjian baku LPBBTI mengandung klausula yang merugikan konsumen. Mahkamah Agung dalam putusannya mengafirmasi pentingnya perlindungan konsumen dari praktik penyusunan perjanjian yang sepihak. Dari sisi empiris, banyak konsumen tidak memahami isi dan konsekuensi dari perjanjian yang mereka setujui. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik bisnis secara digital dan perlindungan hukum yang seharusnya ada. Dalam hal ini perlindungan konsumen dalam LPBBTI belum berjalan secara optimal, baik dari sisi regulasi maupun implementasi. Pemerintah dan pelaku usaha perlu meningkatkan literasi hukum konsumen serta memperketat pengawasan terhadap klausula dalam perjanjian baku di sektor pendanaan secara digital.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Keamanan Konsumen, Klausula Eksonerasi, LPBBTI
Subjects: Tesis
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 18 Dec 2025 08:08
Last Modified: 18 Dec 2025 08:08
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/48502

Actions (login required)

View Item View Item