Sumartini, Wiwin (2025) Akibat Hukum Wanprestasi Pada Pelaksanaan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Apartemen Oleh Developer (Studi Kasus Putusan Nomor 854/PDT/2022/PT.DKI). Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman depan_Wiwin Sumartini_217232033.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Wiwin Sumartini_217232033.pdf Restricted to Registered users only Download (38MB) |
|
|
Text
Daftar pustaka_Wiwin Sumartini_217232033.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Lampiran_Wiwin Sumartini_217232033.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Developer yang membangun rumah susun dapat memasarkan dan menjual unit kepada calon pembeli terlebih dahulu melalui mekanisme PPJB, meskipun bangunan tersebut belum selesai. Namun, dalam pelaksanaannya, tidak jarang developer tidak mematuhi atau melanggar ketentuan yang telah disepakati dalam PPJB dan mengenai bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 854/PDT/2022/PT.DKI terkait wanprestasi dalam PPJB serta bagaimana akibat hukum wanprestasi yang dilakukan oleh developer dalam putusan nomor 854/PDT/2022/PT.DKI pada pelaksanaan perjanjian pengikatan jual beli, untuk menjawab pokok permasalahan dilakukan suatu penelitian menggunakan metode yuridis normatif, sifat penelitian deskriptif lalu data yang digunakan adalah data sekunder, jenis dan teknik pengumpulan data menggunakan jenis data sekunder yang diperoleh melalui data kepustakaan serta pengumpulan menggunakan studi kepustakaan, pendekatan penelitian menggunakan yuridis normatif dan analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif. Penelitian ini menghasilkan jawaban rumusan masalah yaitu Putusan ini didasarkan pada penilaian terhadap alat bukti yang disampaikan di persidangan yaitu adanya PPJB dan Majelis Hakim menyimpulkan bahwa Tergugat selaku developer secara sah dan meyakinkan telah melakukan wanprestasi, yaitu tidak melaksanakan kewajiban yang telah diperjanjikan dalam PPJB, yang menjadi dasar hubungan hukum antara para pihak dalam transaksi jual beli unit apartemen. Akibat hukum yaitu pembeli mengalami kerugian karena tidak mendapatkan haknya atas unit satuan rumah susun yang telah dibelinya serta mengalami kerugian baik secara materiil maupun immateriil, selain itu pembeli berhak mendapatkan pengembalian uang yang semula telah dibayarkan kepada developer karena kelalaian penyerahan unit sarusun, hingga dapat menuntut pembatalan atas perjanjian yang dibuat para pihak.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Prof. Dr. Mella Ismelina Farma Rahayu. S.H.,M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Akibat Hukum, Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Wanprestasi, Developer. |
| Subjects: | Tesis Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 08:07 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 08:07 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/48501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
