Resfita, Yolanda (2025) Penalaran Hukum Hakim dalam Penghapusan Sanksi Tindakan Kebiri Kimia pada Putusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Nomor 42/Pid/2021/PT.TJK. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman depan_Yolanda Resfita_207232018.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
Bab isi_Yolanda Resfita_207232018.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
Daftar pustaka_Yolanda Resfita_207232018.pdf Restricted to Registered users only Download (445kB) |
|
|
Text
Lampiran_Yolanda Resfita_207232018.pdf Restricted to Registered users only Download (852kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penalaran hukum hakim dalam penghapusan sanksi tindakan kebiri kimia yang sebelumnya dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri namun dibatalkan dalam putusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Nomor 42/Pid/2021/PT.TJK. Studi ini dilatarbelakangi oleh perdebatan hukum mengenai penerapan pidana tambahan berupa kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak, terutama dalam konteks sistem pemidanaan Indonesia yang menganut prinsip double track system. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori penalaran hukum, teori sistem dua jalur (double track system), teori ratio decidendi, dan teori penafsiran hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghapusan sanksi kebiri kimia oleh hakim banding didasarkan pada interpretasi terhadap syarat formil dalam peraturan perundang-undangan serta pertimbangan hak asasi manusia. Namun demikian, putusan tersebut menimbulkan persoalan dalam hal konsistensi penerapan hukum dan perlindungan terhadap korban. Oleh karena itu, penting bagi hakim untuk tidak hanya berpijak pada aspek normatif dan hukum positif, tetapi juga mempertimbangkan nilai keadilan substantif dalam setiap penalaran hukumnya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Ade Adhari, S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Penalaran hukum; kebiri kimia; kekerasan seksual anak; double track system; ratio decidendi |
| Subjects: | Tesis Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 03:13 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 03:13 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/48461 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
