Hermawan, Nabila Tasya (2025) Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pengalihan Utang Kendaraan Bermotor Dibawah Tangan yang Diregister (waarmerking) oleh Notaris Tanpa Persetujuan Tertulis Penerima Fidusia. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman depan_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf] Text
Halaman depan_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf

Download (474kB)
[thumbnail of Bab isi_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf] Text
Bab isi_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Daftar pustaka_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf] Text
Daftar pustaka_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[thumbnail of Lampiran_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf] Text
Lampiran_Nabila Tasya Hermawan_217231036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Pemberi fidusia yang membuat surat dibawah tangan perihal pengalihan utang yang diregister (waarmerking) oleh Notaris tidak dibenarkan karena Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia melarang pemberi fidusia melakukan pengalihan tanpa persetujuan tertulis dari penerima fidusia sehingga pemberi fidusia dapat dipidana, tujuan penelitian untuk menganalisis bentuk pertanggungjawaban pidana terhadap perbuatan pengalihan utang tanpa persetujuan tertulis penerima fidusia. Jenis penelitian hukum yang dilakukan adalah penelitian yuridis normatif atau penelitian yang menganalisis hukum, baik yang tertulis dalam buku maupun hukum yang diatur dalam perundang-undangan beserta yang diputuskan oleh Hakim melalui proses pengadilan sehingga penelitian ini mengkaitkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 dan juga putusan terhadap nomor perkara 51/Pid.B/2024/PN Pyh. Perbuatan pengalihan utang kendaraan jaminan fidusia tanpa adanya persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak penerima fidusia jika dikaitkan dengan teori-teori hukum, tindakan tersebut telah memenuhi unsur-unsur pidana. Pemberi fidusia dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berupa penjara dan denda sebagaimana diatur dalam Pasal 36 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia apabila melakukan pengalihan utang dibawah tangan yang diregister (waarmerking) oleh notaris tanpa persetujuan penerima fidusia.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Ade Adhari,S.H.,M.H.
Uncontrolled Keywords: Pemberi Fidusia, Penerima Fidusia, Pengalihan Utang
Subjects: Tesis
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 15 Dec 2025 03:24
Last Modified: 15 Dec 2025 03:25
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/48384

Actions (login required)

View Item View Item