Utami, Lisa Putri (2025) Implikasi Hukum Notaris Terhadap Pembacaan Akta yang dilakukan Oleh Staf Notaris di Hadapan Para Penghadap di Bank BTN. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman depan_Lisa Putri Utami_217231023.pdf] Text
Halaman depan_Lisa Putri Utami_217231023.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Lisa Putri Utami_217231023.pdf] Text
Bab isi_Lisa Putri Utami_217231023.pdf
Restricted to Registered users only

Download (24MB)
[thumbnail of Daftar pustaka_Lisa Putri Utami_217231023.pdf] Text
Daftar pustaka_Lisa Putri Utami_217231023.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Lampiran_Lisa Putri Utami_217231023.pdf] Text
Lampiran_Lisa Putri Utami_217231023.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Akta perjanjian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dibacakanan oleh staf Notaris. Tindakan ini jelas merupakan pelanggaran terhadap ketentuan dalam Pasal 16 ayat (1) huruf m UUJN. Pelaksanaan pembacaan akta oleh staf Notaris adanya pelanggaran kode etik dan tanggung jawab Notaris dalam menjalankan tugasnya. Sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Kode Etik Notaris bahwa Notaris diwajibkan untuk melaksanakan tugasnya secara pribadi dan tidak boleh diwakilkan kepada pihak lain. Pelanggaran terhadap kewajiban pembacaan akta oleh Notaris sendiri juga dapat dikategorikan sebagai tindakan yang merugikan pihak bank BTN yang terlibat dalam perjanjian KPR. Tindakan pembacaan akta otentik oleh staf Notaris membuka peluang bagi pihak yang dirugikan untuk mengajukan gugatan terhadap keabsahan akta tersebut. Akta otentik yang dibuat dengan melanggar prosedur, seperti pembacaan yang tidak dilakukan oleh Notaris dapat dipandang sebagai cacat formil. Pelanggaran ini tidak hanya dapat merugikan para pihak yang terlibat dalam perjanjian KPR, tetapi juga dapat berdampak pada reputasi dan integritas profesi Notaris secara keseluruhan. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk menemukan pembacaan akta oleh staf Notaris di hadapan para penghadap di Bank BTN ditinjau dari prinsip Kepastian hukum dan untuk menemukan implikasi hukum terhadap Notaris ketika terjadi pembacaan akta perjanjian KPR yang dilakukan staf Notaris dihadapan para penghadap di Bank BTN. Yuridis normatif merupakan tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian tesis ini dengan menggunkan bahan hukum primes, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan data yang utama adalah studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini yaitu Pembacaan akta-akta dalam perjanjian KPR oleh staf Notaris bertentangan dengan ketentuan Pasal 16 ayat (1) huruf m UUJN memberikan nilai kepastian hukum bahwa Notaris yang hanya dapat membacakan Akta yang dibuatnya dihadapan para penghadap. Selaras dengan hal ini, maka pembacaan akta KPR yang tidak dilakukan oleh Notaris, tetapi dilakukan oleh Staf Notaris ditiga cabang Bank BTN yaitu Cabang Harmoni, Cabang Kelapa Gading Square, Cabang Bekasi merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh Notaris. implikasi hukum terhadap Notaris yaitu diberlakukannya sanksi oleh majelis pengawas Notaris berupa sanksi administratif, mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, pemberhentian sementara, hingga pemberhentian dengan tidak hormat. Implikasi terhadap akta yang dibacakan oleh staf Notaris menyebabkan cacat formil, sehingga akta KPR kehilangan statusnya sebagai akta otentik dan hanya memiliki kekuatan hukum sebagai akta di bawah tangan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Notaris, Pembacaan akta, Staf Notaris
Subjects: Tesis
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 15 Dec 2025 03:04
Last Modified: 15 Dec 2025 03:04
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/48345

Actions (login required)

View Item View Item