Oktavian, Alex (2025) Penerapan Prinsip Miranda Rule Dalam Pemberian Bantuan Hukum Cuma Cuma Pada Pasal 56 Ayat (1) Kuhap Pada Tahap Penyidikan. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman depan_Alex Oktavian_207231011.pdf] Text
Halaman depan_Alex Oktavian_207231011.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Alex Oktavian_207231011.pdf] Text
Bab isi_Alex Oktavian_207231011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (35MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Alex Oktavian_207231011.pdf] Text
Daftar Pustaka_Alex Oktavian_207231011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Alex Oktavian_207231011.pdf] Text
Lampiran_Alex Oktavian_207231011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Prinsip Miranda Rule dalam pemberian bantuan hukum cuma-cuma sebagaimana diatur dalam Pasal 56 ayat (1) KUHAP pada tahap penyidikan. Prinsip ini dimaksudkan untuk menjamin tersangka mendapatkan pendampingan hukum yang memadai, terutama dalam kasus pidana berat yang diancam dengan hukuman mati atau penjara lima belas tahun atau lebih. Penelitian menggunakan pendekatan empiris yuridis, mengombinasikan data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan penyidik, penasihat hukum, dan tersangka, serta data sekunder dari dokumen hukum dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Pasal 56 ayat (1) KUHAP secara tegas mengatur kewajiban penyidik untuk menunjuk penasihat hukum bagi tersangka yang tidak mampu, implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Kendala tersebut meliputi rendahnya kesadaran tersangka mengenai hak-haknya, keterbatasan jumlah penasihat hukum yang tersedia di wilayah tertentu, dan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan bantuan hukum cuma-cuma. Selain itu, praktik di lapangan sering kali menunjukkan adanya hambatan administratif dan teknis yang dapat mengurangi efektivitas pendampingan hukum. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi hukum bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang hak- hak tersangka, serta perlunya penguatan mekanisme pengawasan terhadap implementasi bantuan hukum. Dengan harmonisasi kebijakan domestik dan prinsip-prinsip hukum internasional seperti Miranda Rule, diharapkan keadilan dan perlindungan hak asasi manusia dapat lebih terjamin dalam setiap proses hukum di Indonesia.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing : Dr. Hery Firmansyah, S.H.,M.Hum., MPA
Uncontrolled Keywords: Bantuan Hukum, Miranda Rule, KUHAP
Subjects: Tesis
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 12 Dec 2025 02:34
Last Modified: 12 Dec 2025 02:42
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/48326

Actions (login required)

View Item View Item