Nugraha, Meilisa Tri (2024) THE EFFECT OF PARENTING, HARMONIZING, AND COLLABORATION (PHC) WITH THE MODERATING ROLE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP ON THE FINANCIAL PERFORMANCE OF FAMILY BUSINESSES IN INDONESIA. Masters thesis, Magister Akuntansi.

[thumbnail of Meilisa Tri Nugraha 127232005 JA.pdf] Text
Meilisa Tri Nugraha 127232005 JA.pdf

Download (1MB)

Abstract

This study aims to analyse the effect of Parenting, Harmonizing, and Collaborating
(PHC) on the financial performance of family firms in Indonesia, with transformational
leadership as a moderating variable. The background is based on the important role of
family firms in the Indonesian economy, where well-performing family firms contribute
significantly to the national Gross Domestic Product, but face major challenges in
maintaining continuity and improving financial performance between generations. The
research uses a positivistic quantitative approach with data collection through an online
questionnaire distributed to founders, family members, and non-family professionals in
family firms that have involved at least two generations and have an average revenue
above USD 100 million. The questionnaire generated 114 respondents data and was
analysed using the Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM)
method. The results showed that: Parenting has no significant effect on financial
performance, and even tends to have a negative effect with a path coefficient of -0.12
(p> 0.05). This indicates that traditional parenting patterns in family companies have
not been effective in improving financial performance. Harmonizing has a positive and
significant effect on financial performance with a path coefficient of 0.35 (p < 0.01),
indicating that harmony between family members can improve company performance.
Collaborating also has a positive and significant effect with a path coefficient of 0.28 (p
< 0.05), confirming that collaboration between family members and non-family
professionals contributes to improving financial performance. Transformational
leadership did not act as a significant moderating variable in the relationship between
the three PHC variables and financial performance (moderation value p > 0.05), which
means that this leadership style does not strengthen or weaken the influence of PHC on
financial performance. These findings confirm that harmony and collaboration, both
among family members and with non-family professionals, are key factors in improving
the financial performance of family firms in Indonesia. Meanwhile, traditional parenting
and transformational leadership style do not directly strengthen the influence of PHC on
financial performance. The practical implications of this study emphasise the
importance of harmonious and collaborative family governance and the need for
adjustments in communication and parenting patterns between generations in family
firms in Indonesia.

Keywords: Parenting, Harmonizing, Collaborating, Transformational Leadership,
Financial Performance, Family Business, PHC.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Parenting, Harmonizing, dan
Collaborating (PHC) terhadap kinerja keuangan perusahaan keluarga di Indonesia
dengan kepemimpinan transformasional sebagai variabel moderasi. Dilatarbelakangi
oleh pentingnya peran perusahaan keluarga dalam perekonomian Indonesia, dimana
perusahaan keluarga yang berkinerja baik memberikan kontribusi signifikan
terhadap Produk Domestik Bruto nasional, namun menghadapi tantangan besar
dalam menjaga kesinambungan dan meningkatkan kinerja keuangan antar generasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif positivistik, pengumpulan data
melalui kuesioner online yang didistribusikan kepada para pendiri, anggota
keluarga, dan profesional non-keluarga di perusahaan keluarga yang telah
melibatkan setidaknya dua generasi dan memiliki pendapatan rata-rata di atas USD
100 juta. Kuesioner tersebut menghasilkan 114 data responden dan dianalisis
dengan menggunakan metode PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
Pola asuh orang tua tidak berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kinerja
keuangan, dengan koefisien jalur sebesar -0,12 (p>0,05). Hal ini mengindikasikan
bahwa pola pengasuhan tradisional pada perusahaan keluarga belum efektif dalam
meningkatkan kinerja keuangan. Harmonizing berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja keuangan dengan koefisien jalur sebesar 0.35 (p < 0.01),
mengindikasikan bahwa keharmonisan antar anggota keluarga dapat meningkatkan
kinerja perusahaan. Collaborating juga berpengaruh positif dan signifikan dengan
koefisien jalur sebesar 0,28 (p < 0,05), mengkonfirmasi bahwa kolaborasi antara
anggota keluarga dan profesional non-keluarga berkontribusi meningkatkan kinerja
keuangan. Kepemimpinan transformasional tidak berperan sebagai variabel
moderasi yang signifikan dalam hubungan antara ketiga variabel PHC dengan
kinerja keuangan (nilai moderasi p > 0.05), yang berarti bahwa gaya kepemimpinan
ini tidak memperkuat atau memperlemah pengaruh PHC terhadap kinerja keuangan.
Temuan ini mengkonfirmasi bahwa keharmonisan dan kolaborasi, baik di antara
anggota keluarga maupun dengan profesional non-keluarga, merupakan faktor kunci
dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan keluarga di Indonesia. Sementara
itu, pola asuh tradisional dan gaya kepemimpinan transformasional tidak secara
langsung memperkuat pengaruh PHC terhadap kinerja keuangan. Implikasi praktis
dari penelitian ini menekankan pentingnya tata kelola keluarga yang harmonis dan
kolaboratif serta perlunya penyesuaian pola komunikasi dan pola asuh antar
generasi dalam perusahaan keluarga di Indonesia.

Kata kunci: Parenting, Harmonizing, Collaborating, Kepemimpinan
Transformasional, Kinerja Keuangan, Bisnis Keluarga, PHC.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ekonomi
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: FE Perpus
Date Deposited: 15 Jul 2025 03:51
Last Modified: 15 Jul 2025 03:51
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47785

Actions (login required)

View Item View Item