Muda, Zildjian Aditya (2025) Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Gugatan Eksekusi Lelang Dalam Kepailitan yang Belum Berkekuatan Hukum Tetap : Tinjauan Plurium Litis Consortium dan Niet Ontvankelijke Verklaard. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman depan_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf] Text
Halaman depan_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf] Text
Bab isi_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf
Restricted to Registered users only

Download (560kB)
[thumbnail of Daftar pustaka_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf] Text
Daftar pustaka_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB)
[thumbnail of Lampiran_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf] Text
Lampiran_Zildjian Aditya Muda_207231025.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kepailitan dan eksekusi lelang aset merupakan isu hukum yang sering memicu konflik antara pihak-pihak yang terlibat, khususnya dalam konteks aset yang belum berkekuatan hukum tetap (inkracht). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum terkait gugatan eksekusi aset benda dalam kepailitan, dengan fokus pada konsep Plurium Litis Consortium (kekurangan pihak) dan Niet Ontvankelijke Verklaard (gugatan tidak dapat diterima). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, yang memadukan kajian teoretis dan analisis terhadap putusan-putusan pengadilan relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabaian prinsip Plurium Litis Consortium dapat mengakibatkan cacat formil dalam gugatan, sehingga memengaruhi validitas dan efektivitas proses hukum. Selain itu, penerapan konsep Niet Ontvankelijke Verklaard dalam kasus kepailitan sering kali disebabkan oleh kelalaian dalam pemenuhan syarat-syarat formal, seperti identifikasi pihak terkait dan kelengkapan dokumen. Penelitian ini menyarankan pentingnya peningkatan pemahaman hukum acara perdata di kalangan praktisi untuk mengurangi risiko gugatan tambahan dan mempercepat penyelesaian sengketa.
Dengan memberikan analisis yang mendalam tentang hubungan antara hukum acara perdata dan praktik kepailitan, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, praktisi hukum, dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan sistem hukum yang lebih adil dan efektif.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Kepailitan, eksekusi lelang, Plurium Litis Consortium, Niet Ontvankelijke Verklaard, hukum acara perdata.
Subjects: Tesis
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 11 Dec 2025 08:48
Last Modified: 11 Dec 2025 08:48
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47731

Actions (login required)

View Item View Item