Candela, Vincent (2024) Penjualan Rokok Ilegal Merk X Pro Bold Tanpa Dilekati Pita Cukai Berdasarkan UndangUndang Darurat Nomor 7 Tahun 1955 Tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Vincent Candela_205200073.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Vincent Candela_205200073.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Vincent Candela_205200073.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran_Vincent Candela_205200073.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penjualan rokok ilegal merk x pro bold tanpa dilekati pita cukai memenuhi unsur perbuatan melawan hukum dalam Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi apabila dikaitkan dengan Putusan Perkara Nomor Register PDS-01/PRG/Ft.3/07/2022. Rumusan Masalah yang diangkat dalam judul ini adalah: 1. Apakah penjualan rokok ilegal merk x pro bold tanpa dilekati pita cukai memenuhi unsur perbuatan melawan hukum dalam Undang-Undang Darurat Nomor 7 Tahun 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi apabila dikaitkan dengan putusan perkara nomor register PDS-01/PRG/Ft.3/07/2022, 2. Bagaimana pertanggungjawaban hukum pidana pengedar rokok Ilegal merk X Pro Bold menurut UU Darurat nomor 7 tahun 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori penegakan hukum dan teori efektivitas hukum. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normative dengan melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus dalam Putusan Perkara Nomor Register PDS-01/PRG/Ft.3/07/2022 terhadap merk rokok X Pro Bold. Hasil Penelitian ini Terdakwa dalam melakukan penyelundupan atas rokok yang tidak dilekati pita cukai. Perbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa dalam hal ini adalah perbuatan yang dianggap telah memberikan kerugian materiil kepada negara yang mana seharusnya penerimaan negara berupa cukai tersebut dapat dijadikan sebagai pendapatan negara dan oleh karena perbuatan Terdakwa yang melakukan penyelundupan terhadap rokok ilegal merk x pro bold tanpa dilekati pita cukai dapat dikatakan bahwa Terdakwa telah memberikan suatu kerugian terhadap negara. Pembuktian Terdakwa sebagai pelaku penyelundupan dan pengedar rokok Ilegal merk X Pro Bold dapat dimintakan pertanggungjawaban hukum sebagaimana amanat yang terdapat di dalam Undang-Undang Darurat nomor 7 tahun 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan, dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi di dalam Pasal 3 yang menjelaskan bahwa setiap orang yang melakukan dan terbukti melanggar ketentuan tindak pidana ekonomi dalam hal ini dapat dipidana.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Prof. Dr. Rasji S.H.,M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Cukai, Penjualan Illegal, Kerugian Negara |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 03:06 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 03:06 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47721 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
