Fae, Majolica Ocarina (2024) Analisis Hukum Terhadap Pemberian Hak Khusus Bagi Anak Korban Pelecehan Seksual (Studi Putusan Nomor: 52/Pid.Sus/2023/PN Jnp). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf] Text
Halaman Depan_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf] Text
Bab isi_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf] Text
Daftar Pustaka_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf

Download (854kB)
[thumbnail of Lampiran_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf] Text
Lampiran_Majolica Ocarina Fae_205200079.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan permasalahan serius yang sering terjadi, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Kasus-kasus pelecehan ini menciptakan dampak merusak bagi korban dan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak khusus yang diberikan kepada anak korban pelecehan seksual, dengan studi kasus Putusan Nomor: 52/Pid.Sus/2023/PN Jnp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam implementasi hak-hak tersebut dan memberikan gambaran yang akurat tentang pelaksanaannya.Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum normatif, yang melibatkan studi pustaka terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan praktisi dan akademisi serta analisis dokumen hukum yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi masalah dan menarik kesimpulan berdasarkan teori yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peraturan yang memberikan hak-hak khusus kepada anak korban pelecehan seksual, implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan seperti kurangnya koordinasi antar lembaga dan minimnya pengetahuan masyarakat. Kesimpulannya, perlu adanya peningkatan dalam sosialisasi undang-undang dan pelatihan bagi aparat penegak hukum serta peningkatan koordinasi antar lembaga terkait untuk memastikan hak-hak anak korban pelecehan seksual dapat terpenuhi secara optimal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. R. Rahaditya, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Korban Pelecehan Seksual, Anak, Psikologis
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 07 Jul 2025 04:11
Last Modified: 07 Jul 2025 04:11
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47674

Actions (login required)

View Item View Item