Kurniasih, Henna (2024) Tinjauan Terhadap Pengangkatan Anak Berdasarkan Hukum Positif di Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor 29/Pdt.P/2021/PA.Dbs). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Henna Kurniasih_205200114.pdf] Text
Halaman Depan_Henna Kurniasih_205200114.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Henna Kurniasih_205200114.pdf] Text
Bab isi_Henna Kurniasih_205200114.pdf
Restricted to Registered users only

Download (18MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Henna Kurniasih_205200114.pdf] Text
Daftar Pustaka_Henna Kurniasih_205200114.pdf

Download (851kB)
[thumbnail of Lampiran_Henna Kurniasih_205200114.pdf] Text
Lampiran_Henna Kurniasih_205200114.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Pada pasangan tertentu, mereka dapat memperoleh anak dalam waktu
yang cepat dan bahkan tanpa adanya kendala, namun bagi beberapa pasangan terkadang berada dalam suatu kondisi medis yang menyebabkan pasangan ini kesulitan untuk memperoleh anak dan pada akhirnya melakukan adopsi. Penelitian ini memiliki permasalahan yaitu bagaimana dasar pertimbangan hakim dalam mengabulkan permohonan pengangkatan anak sudah sesuai atau tidak berdasarkan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini memiliki metode penelitian yaitu yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Pendekatan permasalahan yaitu menggunakan pendekatan perundang- undangan dan pendekatan kasus. Sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan pengumpulan data dengan cara library research. Penelitian ini memiliki hasil sebagai berikut bahwa dalam Putusan Nomor 9/Pdt.P/2021/PA.Dbs, pengangkatan anak yang dilakukan oleh Para Pemohon memang telah memenuhi tujuan yang didasarkan pada UU Perlindungan Anak yakni bertujuan untuk mensejahterakan anak sebab kehidupan orang tua kandung anak X dalam kasus ini dapat dikatakan kekurangan, sehingga akan mengalami kesulitan jika harus mengasuh dan membiayai anak X. Namun jika dikaitkan dengan aturan hukum lainnya yakni Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak disebutkan bahwa syarat anak dapat dilakukan adopsi adalah anak yang ditelantarkan oleh keluarganya dan membutuhkan perlindungan khusus. Sedangkan kondisi anak X, pada kenyataannya tidak ditelantarkan oleh orang tua kandungnya, oleh sebab itu jika dilihat dari peraturan pemerintah tersebut, proses adopsi Para Pemohon tidak sesuai karena kenyataannya kondisi anak X bukanlah anak terlantar namun hanya berkekurangan secara ekonomi saja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Gunawan Djajaputera, SH., SS., MH.
Uncontrolled Keywords: Adopsi, Anak Angkat, Orang Tua Angkat.
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 07 Jul 2025 02:50
Last Modified: 07 Jul 2025 02:50
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47665

Actions (login required)

View Item View Item