Suryana, Ilham Adi (2024) Analisis Perolehan Hak Atas Tanah Secara Waris Dalam Kasus Sengketa Tanah Adat(Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 372 K/Pdt/2021). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Ilham Adi Suryana_205180275.pdf Download (49kB) |
|
|
Text
Bab isi_Ilham Adi Suryana_205180275.pdf Restricted to Registered users only Download (52MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Ilham Adi Suryana_205180275.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Lampiran_Ilham Adi Suryana_205180275.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Sengketa pertanahan sudah bukan lagi merupakan suatu hal yang baru di negara Indonesia karena sudah muncul sebelum zaman kemerdekaan, dari banyaknya konflik agraria di Indonesia, salah satunya adalah kasus sengketa ahli waris antara para ahli waris Ne’Betu dengan ahli waris LAI’ ROSON
, yang belum jelasnya kedudukan hukum para pihak ahli waris dan pertimbangan hakim terhadap putusan Mahkamah Agung Nomor 372 K/PDT/2021, yang menolak permohonan kasasi dari Para Pemohon Kasasi (Ahli Waris Ne’Betu_ dan Membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi Makasar Nomor 15/Pdt/2020/ PT Mks dan Putusan Pengadilan Negeri Makale Nomor 59/Pdt.G/2019/PNterhadap tanah adat sebagaimana terdapat dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 372 K/PDT/2021. Rumusan Masalah : 1) Bagaimana Kedudukan Hukum Para Pihak ahli waris dalam berperkara sengketa hak milik atas Tanah adat (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 372 K/Pdt/2021)?, 2) Bagaimana Pertimbangan Hakim dalam memutuskan menolak permohonan kasasi penggugat yang diajukan kepada Mahkamah Agung (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 372 K/Pdt/2021)?. Jenis penelitian :ini menggunakan penelitian hukum normatif yaitu penelitian hukum yang meletakan sebuah system norma yang memuat asas-asas, norma kaidah dari peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan dan doktrin. Penulis menyimpulkan : kedudukan hukum para pihak ahli waris dalam berperkara ahli waris Ne’Betu dalam kedudukan hukumnya menjadi lemah sedangkan ahli waris LAI’ ROSON sebagai yang berhak/pemilik atas tanah aquo sebagaimana Putusan Mahkamah Agung Nomor 372 K/Pdt/2021 sehingga berkekuatan hukum tetap/inkrah dan Kedudukan Hukum atas Tanah adat yang dipersengketakan ahli waris karena peralihan hak atas tanah sebenarnya peralihan hak atas tanah secara adat tidak menggantungkan keabsahan peralihan hak atas tanah dari bentuk dan formalitas perjanjian serta pertimbangan hakim didasarkan atas kepatuhan terhadap hukum adat, keadilan substantif, memiliki bukti dan argumen
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. Gunawana Djajaputra S.H.,S.S.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Hak Atas Tanah, SengketaTanah Adat, Putusan Mahkamah Agung |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 02:53 |
| Last Modified: | 07 Jul 2025 02:53 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47664 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
