Silalahi, Gabriel Nugeraha (2024) Analisis Perlindungan Hukum Bagi Pihak yang Memiliki Hak Atas Tanah (Studi Kasus Putusan Nomor 62/Pdt.G/2022/PN Bjb). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Gabriel Nugeraha Silalahi_205180283.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
Bab isi_Gabriel Nugeraha Silalahi_205180283.pdf Restricted to Registered users only Download (0B) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Gabriel Nugeraha Silalahi_205180283.pdf Download (45kB) |
|
|
Text
Lampiran_Gabriel Nugeraha Silalahi_205180283.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Regulasi hukum agraria di Indonesia, terutama Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA), sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dalam kepemilikan dan pemanfaatan tanah. Implementasi UUPA bertujuan untuk mencapai keadilan sosial dan ekonomi bagi masyarakat, serta mengoptimalkan pengelolaan tanah secara berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama. Proses pendaftaran tanah melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) penting untuk memastikan bahwa setiap transaksi jual beli tanah didukung dengan dokumen resmi yang memenuhi syarat hukum. Hal ini tidak hanya memberikan kejelasan dan kepastian hukum kepada pemilik tanah, tetapi juga mencegah potensi konflik di masa depan. Putusan MA Nomor 62/Pdt.G/2022/PN Bjb menyatakan bahwa Penggugat memiliki hak atas tanah dengan bangunan meskipun sertifikat masih atas nama Tergugat II. Meskipun terdapat kesulitan dalam proses balik nama karena kehilangan sertifikat dan absennya Tergugat I dan Tergugat II dalam persidangan, Penggugat diakui berhak atas tanah tersebut berdasarkan bukti-bukti yang cukup. Putusan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah yang memungkinkan Penggugat untuk melakukan balik nama tanpa sertifikat PPAT dalam kondisi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi mekanisme perlindungan hukum yang diberikan kepada pemilik hak atas tanah dalam konteks kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus terhadap putusan pengadilan yang relevan, dengan pendekatan analisis yuridis normatif untuk memahami aspek hukum yang terlibat. Data yang digunakan adalah dokumen putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan terkait, dan literatur hukum terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan tersebut mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan dalam memberikan perlindungan hukum kepada pihak yang memiliki hak atas tanah. Namun demikian, masih terdapat tantangan tertentu yang perlu diatasi dalam implementasi perlindungan hukum tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. Gunawan Djajaputra S.H., S.S., MH. |
| Uncontrolled Keywords: | Hak Atas Tanah, Perlindungan Hukum |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 07 Jul 2025 02:21 |
| Last Modified: | 07 Jul 2025 02:21 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47651 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
