Felicia, Felicia (2024) Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak Terhadap Karyawan Yang Telah Memasuki Usia Pensiun (Studi Kasus Putusan Nomor 25/Pdt.Sus-PHI/2021/PN.Ptk. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Felicia_205200168.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Felicia_205200168.pdf Restricted to Registered users only Download (18MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Felicia_205200168.pdf Download (888kB) |
|
|
Text
Lampiran_Felicia_205200168.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) |
Abstract
Dalam penulisan skripsi ini, penulis membahas mengenai
pemutusan hubungan kerja sepihak terhadap karyawan yang telah memasuki usia pensiun dengan menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 25/Pdt.Sus-PHI/2021/PN.Ptk. Dalam kasus putusan ini, para Penggugat telah memasuki usia pensiun dan terkena pemutusan hubungan kerja sehingga Tergugat memiliki kewajiban untuk membayar uang pesangon, namun Tergugat melakukan pemotongan pesangon secara sepihak sehingga para Penggugat mengajukan gugatan kepada Tergugat. Tujuan penulisan ini agar para pembaca dapat memahami bagaimana peraturan hukum mengenai hak dan kewajiban para pihak berdasarkan Hukum Ketenagakerjaan serta bagaimana upaya hukum yang dapat ditempuh karyawan usia pensiun dalam perkara pada Putusan PN Pontianak Nomor 25/Pdt.Sus-PHI/2021/PN.Ptk. Jenis penelitian ini merupakan penelitian normatif atau penelitian doktrinal, spesifikasi penelitian merupakan penelitian preskriptif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penulisan ini menggunakan data sekunder yang diambil dari bahan hukum primer (peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan) dan bahan hukum sekunder (buku maupun
jurnal yang berkaitan dengan penelitian). Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi dokumen dan teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik deduktif yang mengandalkan hukum yang sedang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban membayar pesangon setelah melakukan suatu pemutusan hubungan kerja telah diatur dalam Pasal 156 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Tergugat telah melanggar ketentuan tersebut. Mengenai upaya hukum yang dapat ditempuh, para Penggugat dapat mengajukan permohonan eksekusi dan permohonan sita eksekusi atas aset berharga milik perusahaan apabila Tergugat tetap bersedia membayar pemotongan pesangon kepada para Penggugat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Prof. Dr. Gunardi Lie, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Pemutusan Hubungan Kerja, Karyawan Usia Pensiun,Pesangon |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 04 Jul 2025 08:26 |
| Last Modified: | 04 Jul 2025 08:26 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
