Mahdi, Muhammad Putra Syawal Al (2025) Analisis Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Anak yang Menjadi Korban Penyalahgunaan Narkotika (Studi Putusan Nomor 00 /Pid.Sus-Anak/2022/PN Crp ). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Cover-Abstrak_Muhammad Putra Syawal Al Mahdi_205210322.pdf] Text
Cover-Abstrak_Muhammad Putra Syawal Al Mahdi_205210322.pdf

Download (69kB)

Abstract

(E) Isi : Dalam konteks pembangunan bangsa, anak memiliki posisi strategis sebagai aset berharga yang wajib mendapatkan perlindungan menyeluruh. Namun, kenyataannya, anak tidak selalu berada dalam posisi sebagai korban; dalam beberapa situasi, mereka juga dapat terlibat sebagai pelaku tindak pidana, termasuk penyalahgunaan narkotika. Fenomena penyalahgunaan narkotika oleh anak mengalami peningkatan yang signifikan, seiring dengan dinamika perubahan sosial dan kemajuan teknologi yang tanpa disadari memperluas akses anak terhadap narkotika. Penelitian ini menyoroti tanggung jawab pidana anak dalam kasus penyalahgunaan narkotika, dengan mengacu pada Putusan Nomor 00/Pid.Sus-Anak/2022/PN Crp. Dalam penelitian ini, pendekatan yuridis normatif dan studi kasus digunakan untuk menggali bagaimana hukum mengatur perlakuan terhadap anak yang terlibat dalam tindak pidana tersebut. Berdasarkan hasil analisis, meskipun anak berada di bawah perlindungan hukum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk UU Narkotika, anak tetap dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas perbuatannya. Kendati demikian, hukum juga memberikan ruang untuk pendekatan yang lebih humanis melalui mekanisme rehabilitasi sebagai alternatif sanksi. Rehabilitasi ini bertujuan untuk memulihkan anak, baik secara fisik maupun psikologis, sehingga mereka dapat kembali menjalani kehidupan yang produktif dan terhindar dari jaringan narkotika yang lebih luas. Penting untuk dipahami bahwa anak yang terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkotika sering kali menjadi korban eksploitasi oleh jaringan kriminal yang memanfaatkan kerentanannya. Oleh karena itu, pendekatan hukum yang diterapkan harus komprehensif, tidak hanya menitikberatkan pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mencakup langkah-langkah pemulihan yang bersifat holistik. Dalam hal ini, prinsip keadilan restoratif menjadi sangat relevan, karena memberikan ruang bagi anak untuk menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan memperkuat kesadaran hukum serta tanggung jawab sosial mereka sebagai bagian dari generasi penerus bangsa. Kesimpulannya, penelitian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pemberlakuan tanggung jawab pidana dan mekanisme rehabilitasi. Pendekatan yang berimbang ini bertujuan untuk tidak hanya memberikan perlindungan hukum kepada anak, tetapi juga memastikan bahwa mereka memahami konsekuensi perbuatannya. Dengan demikian, upaya ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran berulang sekaligus mendukung pemulihan sosial yang lebih luas, demi menciptakan generasi muda yang bertanggung jawab dan berdaya saing di masa depan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Letkol Chk Boedi Prasetyo, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Pidana, Anak, Kejahatan Narkotika
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 04 Jul 2025 03:26
Last Modified: 04 Jul 2025 03:26
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47622

Actions (login required)

View Item View Item