Alsabilah, Zahra (2025) Analisis Keadilan Hukum Terhadap Pemenuhan Hak Korban Penyandang Disabilitas Kekerasan Seksual Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Zahra Alsabilah_205210101.pdf] Text
Halaman Depan_Zahra Alsabilah_205210101.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab isi_Zahra Alsabilah_205210101.pdf] Text
Bab isi_Zahra Alsabilah_205210101.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Zahra Alsabilah_205210101.pdf] Text
Daftar Pustaka_Zahra Alsabilah_205210101.pdf

Download (913kB)
[thumbnail of Lampiran_Zahra Alsabilah_205210101.pdf] Text
Lampiran_Zahra Alsabilah_205210101.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Kekerasan seksual merupakan seluruh tindakan seksual yang tidak diinginkan baik secara verbal, fisik ataupun kode-kode, bercandaan yang mengarah kepada hal yang berbau seksual. Penyandang Disabilitas menjadi salah satu kaum yang rentan menjadi korban kekerasan seksual, Indonesia sudah melakukan pengesahan Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD) PBB memberikan amanat kepada negara anggota untuk memberikan aksesibilitas dan perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas dari diskriminasi, kekerasan dan masalah lainnya. Dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, Perlindungan hukum bagi hak-hak penyandang disabilitas telah memperoleh kepastian hukum dan landasan hukum yang kuat karena kedua undang- undang tersebut mengatur mengenai hak dan kewajiban penyandang disabilitas. Sesuai dengan amanat Pasal 9 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas bahwa penyandang disabilitas berhak mendapatkan hak keadilan dan perlindungan hukum, Undang-Undang ini memastikan adanya perlindungan hukum dan penyandang disabilitas berhak atas keadilan yang didapat baik sebagai saksi, korban dan/atau pelaku serta mendapatkan pendampingan, aksesibilitas dan akomodasi yang layak selama proses hukum. Diharapkan bahwa seluruh pelaku kekerasan seksual menerima sanksi yang berefek jera kepada pelaku agar tidak adanya pengulangan tindak pidana yang serupa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Dr. Hery Firmansyah, S.H., M.Hum., MPA
Uncontrolled Keywords: Penyandang Disabilitas, Kekerasan Seksual, Korban, Hak
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 04 Jul 2025 02:44
Last Modified: 04 Jul 2025 02:44
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47612

Actions (login required)

View Item View Item