Putra, Surya Dharma (2025) Upaya Pemerintah Menangani Konflik Antar Aliran Keyakinan Sebagai Bentuk Penegakan Hak Asasi Manusia (Studi Kasus Putusan Nomor: 825/Pid.B/2021/Pn Ptk). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Surya Dharma Putra_205210286.pdf] Text
Halaman Depan_Surya Dharma Putra_205210286.pdf

Download (567kB)
[thumbnail of Bab isi_Surya Dharma Putra_205210286.pdf] Text
Bab isi_Surya Dharma Putra_205210286.pdf
Restricted to Registered users only

Download (17MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Surya Dharma Putra_205210286.pdf] Text
Daftar Pustaka_Surya Dharma Putra_205210286.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Surya Dharma Putra_205210286.pdf] Text
Lampiran_Surya Dharma Putra_205210286.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Hak asasi manusia merupakan sebuah konsepsi pemikiran manusia yang lahir dari kontribusi beragam pemikir dan melalui proses sejarah yang panjang. Dimana salah satu pencapaian paling signifikan yaitu dengan lahirnya Universal Declaration of Human Rights (UDHR) yang kemudian menjadi instrumen internasional mendasar dalam pengembangan instrumen hukum lainnya dan perkembangan hukum di negara-negara di dunia. Hak asasi manusia memiliki beragam interpretasi, diantaranya bahwa itu merupakan pemberian tuhan dan telah dimiliki oleh manusia sejak kelahirannya, sedangkan pandangan lainnya yaitu bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang diberikan oleh konstitusi kepada warga negaranya. Salah satu hak yang dikandung dan dijabarkan dalam UDHR yaitu kebebasan untuk menganut agama dan keyakinan apapun dan untuk melaksanakan ajaran dari agama atau keyakinan yang dianutnya. Akan tetapi, dalam perkembangan dan implementasinya terdapat banyak kasus kekerasan dan diskriminasi agama di berbagai belahan dunia, tak terkecuali Indonesia. Dimana salah satu contohnya yaitu persekusi dan diskriminasi yang dialami oleh kaum Ahmadiyah. Metode penelitian yuridis normatif dimanfaatkan dengan dukungan data empiris berupa hasil wawancara. Hasil dan kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat beberapa faktor yang mendorong diskriminasi antar keyakinan diantaranya yaitu ketimpangan sosio-ekonomi, politik identitas, dan manipulasi media. Kemudian terdapat beberapa upaya yang dapat ditempuh pemerintah yaitu reformasi hukum dan peningkatan kompetensi penegak hukum, pendidikan yang inklusif dan multikultural dengan mengintegrasikan nilai-nilai pancasila dan pelaksanaan forum dialog antar keyakinan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Hery Firmansyah, SH. Aff.WM M.Hum.MPA., CMLC., CTL., CLA., CCCS.,C.Med
Uncontrolled Keywords: Hak Asasi Manusia, Keyakinan, Agama, Pemerintah
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 03 Jul 2025 07:16
Last Modified: 03 Jul 2025 07:16
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47592

Actions (login required)

View Item View Item