Veronica, Shindy (2025) Penerapan Sanksi Hukum Pidana Pada Kasus David Ozora (Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 297/Pid.B/2023/PN Jkt.Sel). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Shindy Veronica_205200100.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
Bab isi_Shindy Veronica_205200100.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Shindy Veronica_205200100.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
Lampiran_Shindy Veronica_205200100.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Kasus penganiayaan yang melibatkan Mario Dandy terhadap David Ozora yang terjadi pada 20 Februari 2023 mengundang perhatian publik karena faktor kekerasan yang terjadi serta status sosial pelaku. Kejadian ini melibatkan penganiayaan berat yang dilakukan secara terencana, yang mengakibatkan korban mengalami luka fisik dan dampak psikologis yang berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sanksi hukum pidana yang dijatuhkan kepada Mario Dandy, serta melihat sejauh mana keadilan diterapkan bagi korban dalam kasus tersebut. Fokus utama dari penelitian ini adalah mengkaji alasan hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 12 tahun terhadap pelaku dan bagaimana penerapan sanksi hukum pidana dalam kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan normatif, yang mencakup analisis terhadap peraturan perundang-undangan terkait, yaitu Pasal 355 ayat (1) dan Pasal
354 ayat (1) KUHP, serta prinsip-prinsip keadilan dalam hukum pidana. Penelitian ini juga mengupas penerapan keadilan restoratif sebagai upaya pemulihan bagi korban yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukuman yang dijatuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sanksi yang diterima oleh pelaku belum mencerminkan keadilan yang sepenuhnya, mengingat dampak psikologis dan emosional yang dialami oleh korban. Penegakan hukum dalam kasus ini juga menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia perlu lebih sensitif terhadap pemulihan korban, dan penerapan keadilan restoratif harus menjadi perhatian penting dalam kasus penganiayaan. Penulis menyarankan perlunya evaluasi dan reformasi dalam sistem hukum pidana Indonesia untuk lebih menekankan pemulihan korban dan memberikan efek jera yang lebih signifikan kepada pelaku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Prof. Dr. Rasji, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Penganiayaan, Sanksi hukum pidana, keputusan pengadilan, keadilan Restorasif, David Ozora, Mario Dandy |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 03 Jul 2025 03:42 |
| Last Modified: | 03 Jul 2025 03:42 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47581 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
