Nasution, Salsabila Putri Zahra (2025) Implementasi Rehabilitasi dan Mekanisme Prosedur Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pecandu Narkoba (Studi Putusan Pengadilan Tinggi : Nomor 88/PID.SUS/2021/PT YYK). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman depan_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf] Text
Halaman depan_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf] Text
Bab isi_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf] Text
Daftar Pustaka_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf] Text
Lampiran_Salsabila Putri Zahra NST_205210249.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi rehabilitasi bagi pecandu narkoba serta mekanisme prosedur pertanggungjawaban pidana terhadap mereka. Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan rehabilitasi dan menganalisis bagaimana sistem hukum memandang pertanggungjawaban pidana bagi pecandu narkotika, terutama terkait ketergantungan narkoba. Metode yang digunakan adalah pendekatan empiris deskriptif, dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait rehabilitasi pecandu narkotika. Studi kasus yang dianalisis adalah putusan Nomor 88/PID.SUS/2021/PT YYK, yang menunjukkan ketidakberimbangan dalam mempertimbangkan aspek medis dalam kebutuhan rehabilitasi terdakwa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah mengatur hak rehabilitasi bagi pecandu narkoba, implementasinya masih menghadapi kendala. Beberapa kendala utama adalah ketidakpahaman masyarakat dan aparat penegak hukum yang kurang mendukung rehabilitasi sebagai bagian dari pemulihan. Selain itu, mekanisme pertanggungjawaban pidana sering kali tidak mempertimbangkan aspek medis, seperti ketergantungan narkoba dan kapasitas mental terdakwa. Hal ini menunjukkan perlunya penyesuaian dalam penerapan hukum agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan fisik dan mental pecandu narkotika, serta mendukung rehabilitasi sebagai alternatif yang lebih efektif dibandingkan dengan hukuman pidana semata. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk pengembangan kebijakan dan praktik rehabilitasi yang lebih manusiawi dan sesuai dengan kebutuhan pemulihan pecandu narkoba dalam sistem hukum Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Boedi Prasetyo, S.sos., S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Negara hukum, rehabilitasi, pengguna narkotika, pertanggungjawaban pidana
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 03 Jul 2025 02:58
Last Modified: 03 Jul 2025 02:58
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47572

Actions (login required)

View Item View Item