Surya, Richard Gordon (2025) Keabsahan Visum Et Repertum Dalam Tindak Pidana Kekerasan Rumah Tangga Pada Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2021/PN.Dps. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Richard Gordon Surya_205210181.pdf] Text
Halaman Depan_Richard Gordon Surya_205210181.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of Bab isi_Richard Gordon Surya_205210181.pdf] Text
Bab isi_Richard Gordon Surya_205210181.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Richard Gordon Surya_205210181.pdf] Text
Daftar Pustaka_Richard Gordon Surya_205210181.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of lampiran_Richard Gordon Surya_205210181.pdf] Text
lampiran_Richard Gordon Surya_205210181.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan masalah sosial yang kompleks dan memiliki dampak signifikan bagi korban, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Dalam sistem hukum pidana Indonesia, Visum et Repertum (VeR) berperan penting sebagai alat bukti untuk mendukung pembuktian dalam kasus KDRT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan VeR sebagai alat bukti dalam konteks tindak pidana KDRT berdasarkan Putusan Nomor 124/Pid.Sus/2021/PN.Dps. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah yuridis- normatif dengan analisis data sekunder dari putusan pengadilan, undang-undang, serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VeR, sebagai alat bukti surat, memiliki kekuatan pembuktian yang signifikan dalam mendukung keterangan korban dan jaksa penuntut umum. VeR memberikan deskripsi obyektif mengenai kondisi fisik korban serta menghubungkan antara luka yang dialami korban dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kelemahan, seperti keterbatasan akses terhadap layanan medis untuk penyusunan VeR, terutama di daerah terpencil, serta tantangan dalam pembuktian kekerasan psikis yang tidak dapat didokumentasikan secara fisik. Penelitian ini menyarankan peningkatan pelatihan bagi tenaga medis, penguatan akses layanan medis, dan penggunaan alat bukti tambahan seperti keterangan ahli psikologi untuk melengkapi VeR dalam kasus KDRT. Kesimpulannya, VeR adalah elemen vital dalam sistem pembuktian kasus KDRT, tetapi memerlukan dukungan infrastruktur dan kebijakan untuk meningkatkan efektivitasnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. Rasji, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Keabsahan Alat Bukti, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Pembuktian, Sistem Hukum Pidana, Visum Et Repertum
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 03 Jul 2025 02:37
Last Modified: 03 Jul 2025 02:37
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47569

Actions (login required)

View Item View Item