Yusuf, Putri Khalisha Humaira (2025) Perlindungan Hukum Terhadap Penggunaan Tanpa Izin Karya Cipta Sketsa Tugu Selamat Datang Pada Kosmetik Sari Ayu (Studi Putusan Nomor 465K/Pdt.Sus-HKI/2024). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Putri Khalisha Humaira Yusuf_205210155.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Bab isi_Putri Khalisha Humaira Yusuf_205210155.pdf Restricted to Registered users only Download (30MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Putri Khalisha Humaira Yusuf_205210155.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran_Putri Khalisha Humaira Yusuf_205210155.pdf Restricted to Registered users only Download (11MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai Perlindungan Hukum Terhadap Penggunaan Tanpa Izin Karya Cipta Sketsa “Tugu Selamat Datang” Pada Kosmetik Sari Ayu berdasarkan Putusan Nomor 465K/Pdt.Sus-HKI/2024. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum dan kekuatan pembuktian terhadap pelanggaran yang terjadi pada kasus tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan spesifikasi deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan bahan hukum primer, sekunder, dan non hukum. Jenis pendekatan yang digunakan yakni berupa pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif. Pada kasus ini, Sari Ayu melakukan sebuah pelanggaran atas hak ekonomi dan moral pencipta sketsa “Tugu Selamat Datang” melalui tindakan penggandaan, pendistribusian, dan pengumuman pada kosmetik Color Trend Sari Ayu 2018: Jakarta the Colors of Asia. Latar belakang Sari Ayu dalam melaksanakan hak ekonomi pencipta, didasarkan oleh adanya pembelian lisensi kepada Penyelenggara Sistem Elektronik (“PSE”) asing bernama Shutterstock. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya Sari Ayu dan Shutterstock telah melanggar Pasal 9 Ayat (1) UUHC dan Pasal 5 Ayat (1) UUHC karena tidak memperoleh izin dari pencipta untuk melakukan pemanfaatan ekonomi. Selain itu, perjanjian lisensi antara Shutterstock dengan Sari Ayu tidak memiliki kekuatan hukum yang sempurna, karena tidak sesuai dengan syarat formil dan materiil perjanjian akta dibawah tangan menurut Pasal 1875 KUHPER dan Pasal 1320 KUHPER. Pemerintah harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap PSE asing yang beroperasi penuh di Indonesia. Hal ini ditujukan guna menghindari potensi pelanggaran hak cipta di kemudian hari. Selain itu, perlu adanya edukasi yang optimal terkait pentingnya proses pendaftaran lisensi atas HKI yang hendak dikomersialisasikan, baik oleh individu atau masyarakat, dan juga perusahaan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Christine S.T. Kansil, S.H., M.Hum. |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Hukum, Hak Cipta, Tanpa Izin, Karya Cipta Sketsa “Tugu Selamat Datang”, Lisensi. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 09:11 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 09:11 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47562 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
