Habiibi, Mochammad (2025) Analisis Pelanggaran Hak Cipta Karya Seni di Tempat Wisata Rabbit Town (Studi Kasus : Putusan Kasasi Nomor 19 PK/Pdt.Sus-HKI/2023). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Mochamad Habibi_205210089.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Mochamad Habibi_205210089.pdf Restricted to Registered users only Download (26MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Mochamad Habibi_205210089.pdf Download (886kB) |
|
|
Text
Lampiran_Mochamad Habibi_205210089.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Karya seni merupakan bentuk sebuah ide pemikiran seorang seniman yang dituangkan menjadi sebuah benda. Karya seni yang dibuat oleh seseorang memunculkan adanya hak cipta sebagai bentuk perlindungan dari plagiarisme yang dilakukan oleh orang lain yang tidak bertanggungjawab. Karya seni terdiri dari beberapa jenis seperti seni kontemporer dan seni konseptual. Seni kontemporer merupakan seni modernisasi yang terpengaruh dari budaya Barat. Sedangkan Seni konseptual adalah seni dengan konsep yang terlibat dalam karya lebih diutamakan dibandingkan masalah estetika. Urban Light merupakan salah satu karya Chris Burden yang termasuk dalam koleksi LACMA. Pada awal tahun 1970-an, karya-karya awal Burden dicirikan oleh gagasan bahwa seni masa depan yang benar-benar penting dan dapat bertahan tidak akan menjadi objek sebaliknya, seni akan menjadi sementara dan mengatasi perubahan teknologi, politik, sosial, dan lingkungan hidup. Lalu Urban Light mengalami plagiarisme sehingga menyebabkan pemilik karya seni tersebut mengalami kerugian. Jenis Penelitian yang dipakai pada penulisan skripsi ini ialah jenis penelitian hukum yang bersifat normatif. Tujuan dari Penelitian adalah untuk mengetahui mengenai faktor dan perlindungan hukum terhadap unsur plagiarisme yang merugikan pemilik dari warga negara asing. Metode penelitian hukum normatif diartikan sebagai sebuah metode penelitian atas aturan- aturan perundangan baik ditinjau dari sudat hirarki perundangundangan (vertical), maupun hubungan harmoni perundang-undangan (horizontal). Disebut penelitian hukum doktrinal, karena penelitian ini dilakukan atau ditujukan hanya pada peraturan- peraturan yang ertulis atau bahan-bahan hukum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang bersifat pemaparan, dan bertujuan untuk memperoleh gambaran (deskripsi) lengkap tentang keadaan hukum yang berlaku di tempat tertentu, atau mengenai gejala yuridis yang ada, atau suatu peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam Masyarakat. Pada saat ini regulasi yang digunakan untuk mengatur pelanggaran terhadap hak cipta akibat plagiarisme adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Hak Cipta merupakan hak eksklusif Pencipta yang muncul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah ciptaan itu diwujudkan. Hak eksklusif Pencipta terdiri dari hak moral dan ekonomi, dan hanya diberikan kepada Pencipta sehingga tidak ada orang lain yang dapat memanfaatkan hak eksklusif tersebut tanpa izin Pencipta. Namun seringkali beberapa orang melakukan plagiarisme untuk memperoleh keuntungan pribadi seperti pada kasus hak cipta karya seni di Rabbit Town. Sehingga penulis juga menganalisis lebih lanjut terhadap permasalahan plagiarisme yang terjadi yaitu tindakan pencegahan sebagai bentuk dari perlindungan hukum terhadap pemilik karya seni oleh warga negara asing dengan tujuan agar pemerintah dapat melakukan regulasi kembali terhadap peraturan perlindungan hukum terhadap hak cipta.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Dr. R. Rahaditya, S.H., M.H. |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Pelanggaran, Karya Seni, Hak Cipta |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 02 Jul 2025 07:41 |
| Last Modified: | 02 Jul 2025 07:41 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
