Rachmat, Lidya Imelda (2025) Penerapan Pasal 29 jo Pasal 4 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi Dalam Kasus Anak Berhadapan dengan Hukum (Studi Kasus: Putusan Nomor 17/Pid.Sus-Anak/2023/PN GPR). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf] Text
Halaman Depan_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf

Download (407kB)
[thumbnail of Bab isi_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf] Text
Bab isi_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (726kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf] Text
Daftar Pustaka_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of Lampiran_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf] Text
Lampiran_Lidya Imelda Rachmat_205210011.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan Pasal 29 Jo. Pasal 4 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dalam kasus anak berhadapan dengan hukum, dengan fokus pada Putusan Nomor 17/Pid.Sus-Anak/2023/PN GPR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah penerapan hukum tersebut sudah sejalan dengan prinsip keadilan restoratif yang diatur dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif empiris dengan pendekatan kualitatif, dengan data primer berupa dokumen putusan pengadilan dan data sekunder dari literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Pasal 29 Jo. Pasal 4 Ayat (1) dalam kasus anak masih belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan restoratif, khususnya dalam hal penerapan diversi dan penyediaan fasilitas rehabilitasi bagi anak. Proses hukum cenderung lebih menekankan pada penghukuman yang berpotensi menyebabkan trauma, daripada mendukung rehabilitasi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum terkait pornografi perlu diperkuat melalui peningkatan pelatihan untuk aparat penegak hukum, penyediaan fasilitas rehabilitasi yang lebih baik, serta pendekatan yang lebih humanis. Selain itu, sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat juga sangat diperlukan untuk menciptakan sistem hukum yang lebih responsif dan inklusif dalam melindungi anak dari dampak negatif pornografi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dr. R. Rahaditya, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Pornografi, Anak Berhadapan dengan Hukum, Keadilan Restoratif, Diversi, Perlindungan Anak.
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 02 Jul 2025 03:03
Last Modified: 02 Jul 2025 03:03
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47524

Actions (login required)

View Item View Item