Purba, Evaline Suhunan (2025) Konstruksi Hukum Produk Karya Intelektual Hasil Pemanfaatan Artificial Intelligence Video Generator (Studi Perbandingan Hukum Positif Indonesia dengan TRIPs Agreement). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf] Text
Halaman Depan_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab isi_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf] Text
Bab isi_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf
Restricted to Registered users only

Download (21MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf] Text
Daftar Pustaka_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Lampiran_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf] Text
Lampiran_Evaline Suhunan Purba_205210196.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Era society 5.0 memberikan penyempurnaan terhadap revolusi industri 4.0 pada perkembangan teknologi. Society 5.0 menekankan kombinasi antara artificial intelligence (AI) dan kemampuan manusia dengan menawarkan peluang terhadap efisiensi dan inovasi teknologi di era digital saat ini. AI merupakan salah satu produk society 5.0 yang sekaligus menjadi penggerak di era society 5.0. Teknologi AI memiliki beberapa produk yang dimana salah satunya produk yang dapat menciptakan sebuah video, yang disebut dengan AI video generator. AI video generator dapat menciptakan sebuah video dengan cara yang cukup mudah dan cepat. Kemudahan AI video generator dalam menciptakan sebuah video melibatkan beberapa algoritma berfungsi untuk mempelajari serta menggabungkan dari berbagai sumber terdahulu. Sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai keorisinalitasan terkait suatu video yang diciptakan AI video generator dan bagaimana kelayakan hak cipta dari suatu ciptaan yang dihasilkan oleh AI video generator. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan meneliti data sekunder melalui bahan kepustakaan. Peraturan mengenai AI tidak ada dalam hukum positif Indonesia dan TRIPs agreement, Sehingga dalam hal ini Indonesia perlu menciptakan sebuah peraturan yang mengatur mengenai hak cipta pemanfaatan AI. Berdasarkan hasil penelitian, jika mengacu pada Hukum Positif Indonesia maka hasil ciptaan AI video generator tidak layak dianggap sebagai ciptaan dikarenakan tidak berasal dari oleh pikir manusia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Wilma Silalahi, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Society 5.0, Artificial Intelligence Video Generator, Hak Cipta
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 01 Jul 2025 03:03
Last Modified: 01 Jul 2025 03:03
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47481

Actions (login required)

View Item View Item