Jap, Clayment Claudio (2025) Analisis Pembelaan Terpaksa (Noodweer) Sebagai Alasan Pembenar Oleh Pelaku Penganiayaan (Studi Putusan Nomor 45/Pid.B/2021/Pn.Dgl). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf] Text
Halaman Depan_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf] Text
Bab isi_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf] Text
Daftar Pustaka_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf

Download (733kB)
[thumbnail of Lampiran_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf] Text
Lampiran_Clayment Claudio Jap_205210231.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kejahatan yang sering terdengar dan muncul di Indonesia salah satunya adalah kasus penganiayaan. Penganiayaan bisa timbul karena mendendam, sengaja, dan rasa iri terhadap orang dengan alih-alih tidak melakukan pidana karena itu, si pelaku tidak dipidana dengan alasan penghapus pidana. Salah satu alasan dari penghapus dalam pidana adalah alasan pembenar atau Pembelaan Terpaksa (Noodweer) yang dimuat pada Pasal 49 ayat (1) KUHP. Dijelaskan tegas bahwa serangan melawan dalam hukum, serangan itu ditujukan pada tubuh (diri), kesusilaan atau harta benda milik sendiri dan milik orang lain, serta dilakukan harus menjadi pilihan terakhir. Penelitian ini bertujuan agar meringkas maksud daripada Pembelaan Terpaksa tersebut. Dalam putusan yang digunakan untuk menganalisis kasus, metode yang dipakai adalah penelitian normatif pada penelitian ini yang dimana Hasil penelitian menunjukan Terdakwa yang bernama Mansur telah membuat penganiayaan kepada Korban bernama Ahmad, sehingga Terdakwa telah memenuhi unsur dakwa yang diajukan Penuntut Umum, tetapi Majelis Hakim beranggap Terdakwa melakukan hal karena Pembelaan Terpaksa (Noodweer). Sehingga Terdakwa menjadi lepas dari segala tuntutan hukum (ontslag van alle rechtsvervolging). Oleh sebab itu, harus ada penegasan dari diri hakim dalam melihat semua fakta yang ada di persidangan agar bisa memberi putusan secara adil dengan seobjektif mungkin dengan menjatuhi Terdakwa dengan putusan pemidanaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. R. Rahaditya, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Penganiayaan, Pembelaan Terpaksa, Lepas dari segala tuntutan Hukum
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 30 Jun 2025 07:54
Last Modified: 30 Jun 2025 07:54
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47459

Actions (login required)

View Item View Item