Yanti, Cinda (2025) Tinjauan Mediasi dalam Penentuan Ganti Rugi pada Sengketa Agraria dalam Kasus Pertamina vs Pancoran II. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Cinda Yanti_205210188.pdf] Text
Halaman Depan_Cinda Yanti_205210188.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of Bab isi_Cinda Yanti_205210188.pdf] Text
Bab isi_Cinda Yanti_205210188.pdf
Restricted to Registered users only

Download (280kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Cinda Yanti_205210188.pdf] Text
Daftar Pustaka_Cinda Yanti_205210188.pdf

Download (9kB)
[thumbnail of Lampiran_Cinda Yanti_205210188.pdf] Text
Lampiran_Cinda Yanti_205210188.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan penyelesaian sengketa agraria yang lebih berkeadilan, serta mendorong peningkatan implementasi mediasi dalam praktik hukum di Indonesia. Sengketa agraria menjadi salah satu permasalahan hukum yang kompleks di Indonesia, terutama ketika melibatkan konflik antara korporasi besar dan masyarakat lokal. Kasus Pertamina vs Pancoran II merupakan contoh konkret di mana mediasi digunakan sebagai alternatif penyelesaian sengketa untuk menentukan besaran ganti rugi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas mediasi dalam penyelesaian sengketa agraria dan implikasinya terhadap perlindungan hukum bagi masyarakat terdampak. Fokus penelitian adalah bagaimana mediasi dapat menjadi instrumen untuk mencapai keadilan substantif bagi masyarakat Pancoran II, serta sejauh mana perlindungan hukum diberikan sesuai dengan Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960 dan peraturan terkait lainnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki potensi besar dalam menyelesaikan sengketa agraria secara damai dan efisien. Namun, keberhasilan mediasi sangat tergantung pada itikad baik para pihak, kapasitas mediator, serta dukungan regulasi yang memadai. Dalam kasus ini, masyarakat Pancoran II masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketimpangan kekuatan dengan pihak korporasi dan kurangnya pendampingan hukum yang optimal. Selain itu, perlindungan hukum terhadap masyarakat terdampak memerlukan pendekatan holistik, meliputi pemberian kompensasi yang adil, pengakuan hak atas tanah, dan jaminan keberlanjutan sosial-ekonomi.

Kata Kunci: Sengketa agraria, mediasi, ganti rugi, perlindungan hukum, Undang-Undang Pokok Agraria

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Gunawan Djajaputra, S.H., SS., M.H.
Uncontrolled Keywords: Sengketa agraria, mediasi, ganti rugi, perlindungan hukum, Undang-Undang Pokok Agraria
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 30 Jun 2025 07:23
Last Modified: 30 Jun 2025 07:23
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47452

Actions (login required)

View Item View Item