Sanjaya, Bintang Theo (2025) Analisis Tindak Pidana Kejahatan Sediaan Farmasi (Studi Kasus: Putusan Mahkamah Agung Nomor 106/PUU-XX/2022). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf] Text
Halaman Depan_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf] Text
Bab isi_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf

Download (17MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf] Text
Daftar Pustaka_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf] Text
Lampiran_Bintang Theo Sanjaya_205200077.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara hukum yang berlandaskan UUD 1945 serta Pancasila. Hukum Pidana merupakan salah satu hukum yang mengatur tindak pidana, termasuk tindak pidana kejahatan sediaan farmasi. Pada tahun 2022 terdapat kasus kematian pada anak yang disebabkan oleh gagal ginjal akut. Penyakit ini disebabkan oleh pencemaran obat sirup anak dengan kandungan EG dan DEG. Pencemaran obat tersebut menyebabkan kekhawatiran dikalangan Masyarakat, sehingga peran BPOM pun dipertanyakan. Dalam Pasal 386 ayat (1) KUHP menyatakan bahwa kegiatan menjual, menawarkan, atau menyerahkan barang makanan, minuman, atau obat-obatan yang diketahui bahwa itu palsu, dan menyembunyikan hal tersebut dapat diancam pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun serta dalam Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan yang kemudian dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 106/PUU-XX/2022 terdapat Pemohon yang meminta hukuman pidana pasal 196 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan diganti dari hukuman pidana menjadi hukuman mati karena menilai banyaknya korban jiwa. Apakah penerapan tindak pidana sediaan farmasi dapat dikatakan sebgai kejahtan luar biasa? Bagaimana tindak pidana sediaan farmasi ditinjau berdasarkan hukum di Indonesia? Penelitian disusun dengan metode penelitian normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis, yaitu peneliti akan mencari dan menelaah fakta hukum dan peraturan perundang-undangan terhadap kejahatan sediaan farmasi. Kesimpulan penelitian ini adalah guna meninjau kejahatan sediaan farmasi terhadap kejahatan luar biasa. Serta meninjau kejahatan sediaan farmasi berdasarkan hukum di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dr. Hery Firmansyah, S.H., M.H., MPA.
Uncontrolled Keywords: Pidana, Sediaan Farmasi, Pemidanaan
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 30 Jun 2025 04:23
Last Modified: 30 Jun 2025 04:23
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47445

Actions (login required)

View Item View Item