Trisetya, Aurel Aprilia Annisya (2025) Penerapan Alasan Efisiensi Dalam Memutus Hubungan Kerja (Studi Putusan Nomor 971 K/Pdt.Sus-PHI/2023). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Aurel Aprilia Annisya Trisetya_205210028_.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Aurel Aprilia Annisya Trisetya_205210028_.pdf Restricted to Registered users only Download (17MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Aurel Aprilia Annisya Trisetya_205210028_.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran_Aurel Aprilia Annisya Trisetya_205210028_.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Dalam UU Ketenagakerjaan mengatur berbagai alasan diperbolehkannya PHK. Salah satu alasan PHK yang sering digunakan oleh perusahaan adalah alasan efisiensi. Adanya penerapan alasan efisiensi seringkali menimbulkan multitafsir karena dalam undang-undang tidak mengatur secara jelas dan rinci mengenai efisiensi. Pada kasus yang terjadi antara PT G4S Security dengan pekerjanya, yaitu Agung, PT G4S Security selaku perusahaan melakukan PHK kepada Agung dengan alasan efisiensi karena tidak adanya penempatan kerja. Terhadap alasan tersebut perlu dilakukan analisis untuk mengetahui tentang penerapan alasan efisiensi untuk melakukan PHK oleh perusahaan. Jika dilihat dari fakta-fakta yang ada, PT G4S Security merupakan perusahaan outsourcing. Setelah melakukan PHK kepada Agung, pihak perusahaan ternyata masih melakukan rekrutmen karyawan baru dan masih terdapat pekerja lain yang tidak memiliki penempatan kerja tetapi tidak mengalami PHK. Penelitian ini membahas prosedur PHK sesuai Hukum Ketenagakerjaan dan penerapan alasan efisiensi dalam Putusan MA No. 971 K/Pdt.Sus-PHI/2023, dengan metode penelitian normatif. Dari hasil penelitian ini, pengusaha tidak boleh menggunakan alasan efisiensi dengan semena-mena. Pihak perusahaan merupakan perusahaan outsourcing yang menerapkan prinsip TUPE (Transfer of Undertaking Protection of Employment), sehingga apabila pekerja mengalami PHK oleh perusahaan user, maka perusahaan outsourcing memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk menempatkan pekerja pada perusahaan user (klien) yang lain untuk melindungi hak-hak pekerja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Prof. Dr. Rasji S.H., M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Pemutusan Hubungan Kerja, Efisiensi, Outsourcing |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 30 Jun 2025 03:21 |
| Last Modified: | 30 Jun 2025 03:21 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47436 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
