Sulistiawan, Arya (2025) Pemberatan Sanksi Pidana Bagi Pengurus Pondok Pesantren Sebagai Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Studi Putusan Pangkalan Bun Nomor: 308/Pid.b/2021). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Halaman Depan_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf] Text
Halaman Depan_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab isi_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf] Text
Bab isi_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf
Restricted to Registered users only

Download (24MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf] Text
Daftar Pustaka_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lampiran_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf] Text
Lampiran_Arya Sulistiawan_ 205210074.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini meneliti berdasarkan kasus yang terungkap dalam Putusan Pengadilan Negeri Pangkalan Bun Nomor 308/Pid.B/2021, penelitian ini membahas pemberatan sanksi pidana terhadap pemimpin pesantren sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual pada anak. Metode normatif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis aspek hukum. Ini termasuk peraturan seperti UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan beberapa artikel dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Hasil menunjukkan bahwa sistem hukum pidana Indonesia harus memprioritaskan perlindungan anak, terutama dengan memberikan sanksi kepada pelaku yang menyalahgunakan posisi, wewenang, atau kepercayaan mereka. Sanksi tidak hanya memberikan efek jera tetapi juga merupakan tindakan strategis untuk mencegah kejahatan serupa terjadi lagi. Kajian ini menemukan perbedaan dalam cara pemidanaan kasus kekerasan seksual di lembaga pendidikan dan menekankan betapa pentingnya metode restoratif berbasis keadilan untuk memulihkan trauma korban dan menjaga citra lembaga pendidikan agama. Penelitian ini mengusulkan reformasi hukum yang mencakup penambahan sanksi seperti pengumuman identitas pelaku untuk meningkatkan akuntabilitas dan perlindungan korban.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Dr. Ade Adhari, S.H., M.H
Uncontrolled Keywords: Kekerasan seksual, pemberatan sanksi pidana, pesantren, perlindungan anak, hukum pidana, keadilan restoratif
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 30 Jun 2025 03:06
Last Modified: 30 Jun 2025 03:06
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47431

Actions (login required)

View Item View Item