Syifa, Achmad Rufaiddin (2025) Perlindungan Data Pribadi Nasabah dalam Layanan Pinjam Meminjam Online berdasarkan Hukum Perlindungan Data Pribadi (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1206 K/Pdt/2024). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Depan_Achmad Rufaiddin Syifa_205190201.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Achmad Rufaiddin Syifa_205190201.pdf Restricted to Registered users only Download (19MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Achmad Rufaiddin Syifa_205190201.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran_Achmad Rufaiddin Syifa_205190201.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya urgensi perlindungan data pribadi di era digital, khususnya dalam layanan pinjaman online di Indonesia, di mana data pribadi telah menjadi aset strategis yang serupa dengan metafora "data sebagai minyak baru" yang dikemukakan oleh Clive Humby. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum perlindungan data pribadi nasabah, khususnya dalam konteks Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta mengevaluasi implementasi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1206 K/Pdt/2024 dalam memperkuat perlindungan privasi nasabah. Penelitian ini berfokus pada dua pertanyaan utama: bagaimana perlindungan data pribadi diterapkan dalam layanan pinjaman online berdasarkan UU PDP, dan bagaimana Putusan Mahkamah Agung tersebut memperkuat penegakan hak privasi nasabah. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, dengan pendekatan undang-undang dan studi kasus, didukung oleh analisis literatur hukum dan wawancara ahli. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun UU PDP telah memberikan landasan hukum yang kuat, masih terdapat tantangan besar dalam penegakan dan pengawasan, terutama terkait belum adanya otoritas perlindungan data pribadi yang independen. Analisis terhadap Putusan Mahkamah Agung No. 1206 K/Pdt/2024 menunjukkan bahwa putusan tersebut menjadi preseden penting yang memperjelas kewajiban perusahaan fintech dalam menjaga kerahasiaan data nasabah serta memberikan jalur bagi nasabah untuk mengajukan klaim atas pelanggaran data pribadi. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kerangka kelembagaan, peningkatan koordinasi antar lembaga terkait, serta peningkatan kesadaran publik mengenai perlindungan data pribadi di sektor fintech. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat infrastruktur hukum dan pengawasan untuk memastikan perlindungan data pribadi secara optimal seiring berkembangnya teknologi, sehingga menciptakan ekosistem fintech yang lebih aman dan terpercaya bagi semua pemangku kepentingan.
Kata kunci: Perlindungan Data Pribadi, Platform Pinjaman Online, Data Nasabah, Putusan Mahkamah Agung No. 1206 K/Pdt/2024
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Dr. Richard C. Adam, S.H., LL.M |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Data Pribadi, Platform Pinjaman Online, Data Nasabah, Putusan Mahkamah Agung No. 1206 K/Pdt/2024 |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 08:11 |
| Last Modified: | 26 Jun 2025 08:11 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/47281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
