Jeddawi, Muhammad Fachril Husain (2024) ANALISIS PENILAIAN RISIKO DETEKSI (DETECTION RISK) PADA PERENCANAAN PEMERIKSAAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN X. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Muhammad Fachril Husain Jeddawi 126231144 JA.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penilaian risiko
deteksi (detection risk) dalam perencanaan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah
Daerah (LKPD) di Pemerintah Kabupaten X. Pemeriksaan atas laporan keuangan dilakukan
oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menilai kewajaran dan keakuratan laporan
keuangan yang disusun oleh entitas pemerintah daerah. Risiko deteksi merupakan salah satu
komponen kunci dalam risiko audit, yang melibatkan kemungkinan bahwa auditor gagal
mendeteksi kesalahan yang signifikan. Faktor-faktor seperti kompleksitas transaksi, sistem
pengendalian internal, dan kualitas data mempengaruhi tingkat risiko deteksi, sehingga auditor
perlu merancang prosedur pemeriksaan yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif dan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari wawancara dan kuesioner,
serta data sekunder dari dokumentasi laporan keuangan dan hasil audit sebelumnya. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa BPK menetapkan risiko pemeriksaan sebesar 5% untuk entitas
Pemerintah Kabupaten X. Terdapat 84 akun dengan risiko deteksi sedang, yang memerlukan
pengujian moderat, dan 12 akun dengan risiko deteksi tinggi, yang memerlukan pengujian
terbatas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan sistem
pengendalian internal dan meningkatkan kualitas audit di Pemerintah Kabupaten X.
Kata Kunci: Risiko deteksi, Pemeriksaan Laporan Keuangan, Penilaian Risiko Audit Sistem
Pengendalian Internal
This study aims to analyze the factors influencing the assessment of detection risk in the
planning of financial statement audits for the Local Government Financial Statements (LKPD)
of X Regency. The audit of these financial statements is conducted by the Supreme Audit Board
(BPK) to assess the fairness and accuracy of financial reports prepared by local government
entities. Detection risk is a key component of audit risk, reflecting the possibility that auditors
may fail to identify significant errors. Factors such as transaction complexity, internal control
systems, and data quality impact the level of detection risk, necessitating well-designed audit
procedures.The study employs both qualitative and quantitative approaches, drawing on
primary data from interviews and questionnaires, as well as secondary data from financial
reports and previous audit results. The findings reveal that BPK sets the audit risk at 5% for X
Regency. There are 84 accounts with moderate detection risk, requiring moderate testing, and
12 accounts with high detection risk, requiring more limited testing. The study aims to offer
recommendations for improving internal control systems and enhancing audit quality in X
Regency.
Keywords: Detection risk, Financial Statement Audit, Audit risk assessment, Internal Control
Systems
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | FE Perpus |
| Date Deposited: | 15 May 2025 02:28 |
| Last Modified: | 15 May 2025 02:28 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/46775 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
