Lestari, Dian Ayu (2024) INDEKS INTEGRITAS DAN PENYELESAIAN TINDAK LANJUT: STUDI TENTANG AKUNTABILITAS PEMERINTAH DAERAH. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Dian Ayu Lestari 126231099 JA.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara indeks integritas dan
tingkat penyelesaian tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan pada 541
pemerintah daerah di Indonesia. Dengan menggunakan data dari Survei Penilaian
Integritas (SPI) 2023 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) BPK Semester II
2023, penelitian ini menganalisis bagaimana penilaian internal, penilaian eksternal,
evaluasi eksper, dan prevalensi korupsi memengaruhi akuntabilitas organisasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa indeks penilaian internal (β = 0,465, p < 0,001) dan indeks
evaluasi eksper (β = 0,226, p < 0,001) secara signifikan memengaruhi tingkat penyelesaian
tindak lanjut, sementara prevalensi korupsi memberikan dampak negatif (β = -0,150, p <
0,001). Secara khusus, indeks penilaian eksternal tidak menunjukkan pengaruh yang
signifikan (β = -0,007, p = 0,844). Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa budaya
organisasi dan pengawasan oleh eksper berperan penting dalam meningkatkan
pelaksanaan rekomendasi hasil pemeriksaan, sedangkan korupsi menghambat mekanisme
akuntabilitas. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana
ukuran integritas memengaruhi hasil tata kelola dan menawarkan implikasi praktis untuk
memperkuat akuntabilitas di pemerintah daerah.
Kata Kunci: Indeks integritas, rekomendasi hasil pemeriksaan, pemerintah daerah,
prevalensi korupsi, akuntabilitas organisasi, penilaian internal, evaluasi
eksper, tata kelola, Indonesia
This study examines the relationship between integrity indices and follow-up
completion rates on audit recommendations across 541 local governments in Indonesia.
Using data from the 2023 Integrity Assessment Survey (SPI) and BPK's Summary of
Semester Audit Reports (IHPS) 2023 Semester II, the research analyzes how internal
assessments, external assessments, expert evaluations, and corruption prevalence
influence organizational accountability. The findings reveal that internal assessment
index (β = 0.465, p < 0.001) and expert evaluation index (β = 0.226, p < 0.001)
significantly predict follow-up completion rates, while corruption prevalence shows a
negative impact (β = -0.150, p < 0.001). Notably, the external assessment index
demonstrates no significant influence (β = -0.007, p = 0.844). The study provides
empirical evidence that organizational culture and expert oversight play crucial roles in
improving audit recommendation implementation, while corruption hinders
accountability mechanisms. These findings contribute to understanding how integrity
measures influence governance outcomes and offer practical implications for
strengthening accountability in local governments.
Keywords: Integrity indices, audit recommendations, local government, corruption
prevalence, organizational accountability, internal assessment, expert
evaluation, governance, Indonesia
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | FE Perpus |
| Date Deposited: | 05 May 2025 06:34 |
| Last Modified: | 05 May 2025 06:34 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/46533 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
