Duta, Candra S (2024) PERANAN KOMUNITAS LAA RIBA BPK DALAM UPAYA PENCEGAHAN FRAUD DI LINGKUNGAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Candra Duta S. 126232160 JA.pdf Download (433kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunitas Laa Riba BPK dalam
mencegah terjadinya kecurangan (fraud) di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan. Riba
merupakan perbuatan dilarang dalam ajaran Islam, aktivitas yang berkaitan dengan riba
dipandang sebagai praktik yang merugikan dan tidak adil. Komunitas Laa riba berusaha
menggunakan Akad Qardh sebagai landasan perikatan sebagaimana dijelaskan dalam Q.S AlBaqarah
ayat
245. Tujuan dari akad Qardh adalah membantu meringankan beban keuangan
peminjam tanpa menambah rasa tanggung jawab berupa bunga. Penelitian ini berfokus pada
hubungan antara akad Qardh dan pencegahan fraud. Metode penelitian yang digunakan
merupakan penelitian kualitatif dengan pemilihan sample menggunakan metode purposive
random sampling untuk responden yang menjadi penerima manfaat/ penerima pinjaman dari
komunitas Laa Riba BPK. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas anti
riba tidak hanya mampu mencegah kecurangan melalui penerapan prinsip-prinsip keuangan
syariah, tetapi juga dapat menjadi model alternatif bagi sistem keuangan yang lebih adil dan
berkelanjutan. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya dukungan dan pengakuan
dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga keuangan, untuk memperkuat peran
komunitas anti riba dalam pencegahan kecurangan.
Kata Kunci: Komunitas Laa Riba BPK, Akad Qardh, Fraud
This research aims to explore the role of Laa Riba BPK Community in preventing fraud within
the BPK-RI institution. Riba is prohibited in Islamic, it refers as activities which are considered
harmful and unjust practices. Laa Riba BPK Community empahasize to use the Qardh contract
as the basis of their agreements, which is explained in Q.S. Al-Baqarah verse 245. The purpose
of the Qardh contract is to alleviate the financial burden of borrowers without adding interest
responsibilities. This study focuses on the relationship between the Qardh contract and fraud
prevention. The research method used is qualitative, with sample selection using purposive
random sampling for respondents who are beneficiaries/borrowers from the Laa Riba BPK
community. The conclusion of this research indicates that Laa Riba communities are not only
capable of preventing fraud through the application of Sharia financial principles but also serve
as an alternative model for a more equitable and sustainable financial system.
Keywords: Laa Riba BPK Community, Qardh contract, Fraud
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Ekonomi |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | FE Perpus |
| Date Deposited: | 05 May 2025 04:12 |
| Last Modified: | 05 May 2025 04:12 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/46524 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
