Nuryasin, Alifah Putri (2024) Perlindungan Konsumen Terhadap Pembatalan Penerbangan Yang Dilakukan Sepihak dan Tanpa Kejelasan oleh Maskapai Penerbangan (Contoh Kasus AirAsia dengan Nomor Penerbangan QZ698). Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Halaman Judul_Alifah Putri Nuryasin_205180054.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab isi_Alifah Putri Nuryasin_205180054.pdf Restricted to Repository staff only Download (953kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Alifah Putri Nuryasin_205180054.pdf Restricted to Repository staff only Download (459kB) |
|
|
Text
Lampiran_Alifah Putri Nuryasin_205180054.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pembatalan penerbangan masih banyak dilakukan oleh beberapa maskapai penerbangan tanah air. Herannya hal ini dilakukan tanpa ada informasi, dan pemberitahuan sebelumnya kepada calon penumpang, sehingga hal tersebut merugikan konsumen. Salah satu masalah yang dihadapi adalah bagaimana melindungi pelanggan dari pembatalan penerbangan dilaksanakan tanpa pemberitahuan jelas maskapai penerbangan AirAsia dengan nomor penerbangan QZ698, serta langkah-langkah yang dapat diambil oleh calon penumpang untuk mendapatkan perlindungan hukum sebagai akibat dari pembatalan penerbangan dijalankan sepihak maskapai penerbangan AirAsia. Menggunakan Metode penelitian yuridis-normatif. Metode ini melihat hukum sebagai standar, norma berlaku di masyarakat dan berfungsi sebagai dasar bagi tingkah laku individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum pada pengguna menjadi pelanggan mengalami kerugian sebagai akibatnya dari pembatalan penerbangan yang dilakukan secara sepihak dan tanpa pemberitahuan jelas oleh maskapai penerbangan tidak diatur secara khusus. Namun, hal ini tunduk pada peraturan yang lebih luas daripada UU Penerbangan. Meskipun demikian, UUPK melindungi penumpang sebagai konsumen, terutama dalam hal hak-hak mereka sebagai konsumen layanan angkutan penerbangan. Hak-hak ini termasuk: ketersediaan barang maupun jasa (trayek penerbangan) sesuai Pasal 9 ayat
(1) huruf e; ketidakpatuhan pada janji pelayanan dan/atau prestasi (Pasal 16
huruf b); dan ketentuan tercantum Peraturan Menteri Perhubungan Nomor. Karena pembatalan penerbangan yang dilaksanakan secara sepihak maskapai penerbangan AirAsia, penumpang memiliki pilihan untuk mencari perlindungan hukum. Konsumen memiliki hak untuk mengusulkan gugatan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam kasus litigatif. Mereka dapat mengajukan gugatan wanprestasi berdasarkan Pasal 1243 Kitab UU Hukum Perdata (KUHPerdata) ataupun gugatan perlakuan melawan hukum pada Pasal 1365 KUHPerdata di hadapan pengadilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.M., M.Kn. |
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Pembatalan Penerbangan, Sepihak, Tanpa Kejalasan, AirAsia. |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 29 Apr 2025 08:07 |
| Last Modified: | 29 Apr 2025 08:07 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/46426 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
