Lina, Lina (2022) Menggambar Mandala Sebagai Sarana Indikator Potensi Depresi Pada Remaja. Masters thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of File 3. Fulltext (25)-1-15.pdf]
Preview
Text
File 3. Fulltext (25)-1-15.pdf

Download (492kB) | Preview

Abstract

Depresi adalah gangguan mental yang sering muncul dengan suasana hati sedih,
hilang rasa senang atau minat, dan energi berkurang sehingga akan mengganggu
aktivitas maupun kegiatan sehari-hari. Gangguan depresi mengalami peningkatan
selama masa remaja, dan mulai teriadi di usia 15 tahun. Tanpa perawatan yang
efektif, depresi dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah termasuk psikosis,
melukai diri sendiri bahkan tindakan bunuh diri. Oleh karena itu, diperlukan
asesmen awal dalam mendiagnosis gangguan depresi. Salah satu alat dasar
untuk screening yang dapat digunakan untuk mendiagnosis gangguan depresi
adalah metode proyektif. Metode proyektif yang digunakan adalah mandala yaitu
kegiatan menggambar bebas di dalam lingkaran. Penelitian sebelumnya
menggunakan mandala sebagai alat asesmen terhadap wanita yang mengalami
kanker payudara, serta sebagai pre-test post-test dalam menurunkan kecemasan
dan depresi pada wanita dewasa awal dengan systemic lupus erythematosus
(Elkis-Abuhoff et al., 2009; Trisnaramawati, 2019). Penelitian ini bertujuan
menggambar mandala sebagai sarana untuk melihat indikator potensi depresi
pada remaja. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
eksploratori, dengan jumlah partisipan sebanyak 93 orang berusia dari 15-17
tahun. Kuesioner Beck Depression Inventory II (BDI-II) digunakan sebagai
screening untuk mendapatkan gambaran tingkat depresi pada partisipan. Gambar
mandala diklasifikasi berdasarkan lima karakteristik, yaitu (a) ukuran lingkaran, (b)
letak/posisi gambar, (c) bentuk lingkaran, (d) tekanan garis pada lingkaran, dan (e)
warna pada gambar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mandala belum
dapat digunakan sebagai alat dasar screening terhadap gejala depresi. Namun
ada kemungkinan mandala lebih tepat digunakan sebagai terapi bukan sebagai
asesmen. Walaupun dalam penelitian ini terdapat perbedaan persentase
kelompok severe (berat) dan none (minimal) depresi, namun pembedaan tersebut
belum menunjukkan konsistensi, dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Depresi, Mandala, Remaja
Subjects: Tesis
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Admin Fakultas Psikologi
Date Deposited: 19 May 2022 08:04
Last Modified: 19 May 2022 08:04
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/35347

Actions (login required)

View Item View Item