Triagustin, Nurulainni (2021) Pelaksanaan Penerapan Rapid Test dan PCR dalam Penerbangan: Berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
Cover.pdf Download (59kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan Layak Uji Nurulainni Triagustin-VWS-Persetujuan.pdf Download (15kB) |
|
|
Text
Lembar Tanda Pengesahan Skripsi Nurulainni Triagustin.pdf Download (67kB) |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (925kB) |
|
|
Text
Daftar Singkatan.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Lampiran_.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Pemerintah diwakili oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19
mulai melonggarkan aturan kepada masyarakat yang hendak bepergian
menggunakan pesawat dengan mengeluarkan Surat Edaran Gugus Tugas
Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020. Dimana, calon
penumpang diwajibkan untuk melampirkan dokumen hasil rapid test atau
PCR test negative yang berlaku selama 14 hari. Penumpang merasa
keberatan terhadap syarat ini, karena mahalnya biaya dan syarat ini dirasa
kurang akurat dalam menentukan virus covid-19 selain itu surat edaran
dimasa pandemi ini sering sekali bertentangan dengan surat edaran lainnya
ataupun peraturan yang lebih tinggi diatasnya. Tujuan penelitian adalah
untuk mengetahui apakah rapid test dan test PCR yang dilakukan oleh para
pengguna jasa penerbangan mampu mencegah penularan covid-19 dalam
dunia penerbangan dan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan
Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 dapat berlaku bagi masyarakat luas.
Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat para
penegak hukum, dan para praktisi hukum. Penelitian ini menggunakan
penelitian hukum normative, dengan pendekatan undang-undang. Hasil
wawancara 50 penumpang, sebagian merasa keberatan terhadap syarat ini.
Tetapi, surat edaran mungkin saja berlaku untuk masyarakat sepanjang itu
dibutuhkan suatu pelaksanaan peraturan dan sesuai dengan bidangnya, dan
peraturan sebelumnya itu belum mengatur serta meliputi masyarakat umum
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing : Vera Wheni S. S.H., LL.M. |
| Uncontrolled Keywords: | Surat Edaran, Persyaratan, Penerbangan, Covid-19 |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | FH Perpus |
| Date Deposited: | 18 Jan 2022 02:21 |
| Last Modified: | 18 Jan 2022 02:21 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/33617 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
