IRAWAN, FELITA SHELLA (2019) GAMBARAN FUNGSI GINJAL PADA LANJUT USIA (LANSIA) PANTI WREDHA SALAM SEJAHTERA BERDASARKAN ESTIMATED GLOMERULAR FILTRATION RATE (EGFR) MEI 2019. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.
|
Text
top.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
1.pdf Download (260kB) |
|
|
Text
2.pdf Restricted to Repository staff only Download (145kB) |
|
|
Text
3.pdf Restricted to Repository staff only Download (105kB) |
|
|
Text
4.pdf Restricted to Repository staff only Download (105kB) |
|
|
Text
5.pdf Restricted to Repository staff only Download (32kB) |
|
|
Text
6.pdf Download (26kB) |
|
|
Text
ref.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
lam.pdf Download (561kB) |
Abstract
Indonesia telah memasuki era penduduk menua dikarenakan jumlah populasi lanjut
usia mencapai angka tujuh persen. Lanjut usia merupakan individu yang telah
mencapai usia 60 tahun ke atas. Lansia memiliki risiko tinggi untuk menderita
penyakit ginjal, sesuai dengan yang dituliskan pada Pusat Data dan Informasi
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Ginjal sendiri merupakan organ
penting yang memiliki fungsi melakukan pembuangan produk sisa yang tidak
diperlukan tubuh seperti kreatinin, ureum, dan asam urat. Pada ginjal lansia terdapat
berbagai perubahan fungsional maupun struktural yang terjadi karena perubahan
usia. Salah satunya, dapat terjadi penurunan dari laju filtrasi glomerulus. Laju
filtrasi glomerulus sendiri sering dijadikan sebagai indikator untuk melihat kondisi
fungsi ginjal. Pengukuran dari fungsi ginjal sendiri dapat dihitung menggunakan
berbagai rumus seperti MDRD (Modification of Diet in Renal Disease) dan CKDEPI
(Chronic Kidney Disease Epidemiology Collaboration). Penelitian ini
bertujuan untuk melihat gambaran fungsi ginjal pada lansia yang dilakukan di Panti
Wredha Salam Sejahtera Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan
pengambilan darah pada 55 orang lansia oleh petugas, kemudian serum darah yang
diambil dilakukan pengukuran di laboratorium dengan menggunakan alat auto
analyzer kimia darah (TMS 1024i) untuk mendapatkan nilai kreatinin. Kemudian,
dilakukan perhitungan laju filtrasi glomerulus dengan menggunakan kedua rumus
(MDRD dan CKD-EPI). Dalam penelitian ini, menggunakan penelitian deskriptif
dengan desain penelitian cross sectional. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan,
didapatkan bahwa 92.72% lansia dengan perhitungan rumus CKD-EPI dan 80%
lansia dengan perhitungan rumus MDRD memiliki eGFR (Estimated Glomerular
Filtration Rate) yang mengalami penurunan, dengan nilai kurang dari 90
mL/min/1.73m2.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Novendy |
| Uncontrolled Keywords: | eGFR, lansia, kreatinin, ginjal, elderly, creatinine, kidney |
| Subjects: | Skripsi/Tugas Akhir Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Kedokteran |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > Kedokteran |
| Depositing User: | FK Perpus |
| Date Deposited: | 29 Jul 2021 07:22 |
| Last Modified: | 29 Jul 2021 07:22 |
| URI: | https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/32075 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
