Sumampow, Ammanda Michelle (2021) Analisis Batasan Pelaksanaan Hak Ingkar Notaris Dalam Rangka Menjaga Kerahasiaan Akta Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 Perubahan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris. Skripsi thesis, Universitas Tarumanagara.

[thumbnail of Cover Skripsi Ammanda pdf.pdf] Text
Cover Skripsi Ammanda pdf.pdf

Download (55kB)
[thumbnail of lembar pengesahan  skripsi pdf.pdf] Text
lembar pengesahan skripsi pdf.pdf

Download (36kB)
[thumbnail of tanda persetujuan skripsi.pdf] Text
tanda persetujuan skripsi.pdf

Download (34kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (94kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI pdf.pdf] Text
DAFTAR ISI pdf.pdf

Download (80kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (16kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (189kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (139kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (225kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (31kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of Lembar Pernyataan Keabsahan.pdf] Text
Lembar Pernyataan Keabsahan.pdf

Download (279kB)

Abstract

Notaris adalah pejabat umum yang berpedoman pada UUJN yang demikian memberikan Notaris kewenangan penuh untuk membuat Akta, beserta dengan kewajiban dalam merahasiakan isi Akta beserta seluruh bagian yang tidak tercantum dalam akta, sebagaimana keterikatan Notaris pada sumpah atau janjinya di Undang-Undang tersebut. Dengan demikian, Akta yang dibuat oleh Notaris bersifat rahasia dan seluruh proses penjagaan kerahasiaannya merupakan upaya perlindungan hukum yang legal. Namun, kenyataan bahwa seorang Notaris bisa dipanggil untuk membuat pertanyaan dan menjadi saksi di pengadilan yang diperbolehkan oleh Undang-Undang memberikan sebuah dilema tersendiri dengan janji Notaris yang seharusnya. Untuk mengatasi dilema tersebut, Notaris difasilitasi dengan sebuah hak yang bernama hak ingkar, yang kemudian memberikan pilihan untuk Notaris dapat mengingkari posisinya sebagai seorang saksi dalam keadaan tertentu. Menimbang hal tersebut, penulis hendak melihat pelaksanaan hak ingkar menurut UUJN dan juga Batasan kerahasiaan akta yang akan penulis lakukan lewat penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, serta menggunakan data sekunder dari buku-buku dan tulisan-tulisan ilmiah yang relevan dengan hak ingkar notaris dan kerahasiaan Akta. Setelah melakukan penelitian, penulis mengidentifikasi bahwa dalam pelaksaan hak ingkar notaris sebagai kewajiban yang disebutkan dalam Undang-Undang yang melekat pada tugas jabatannya belum terlaksanakan dengan jelas disebabkan adanya ketentuan Pasal 66 ayat (1) Undang-Undang Jabatan Notaris yang melemahkan sifat kerahasiaan Akta dan Hak Ingkar Notaris.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: Pembimbing : Prof. Dr. Mella Ismelina FR, S.H., M.H., M.Hum.
Uncontrolled Keywords: Notaris; Hak Ingkar Notaris; Akta; Undang-Undang Jabatan Notaris.
Subjects: Skripsi/Tugas Akhir
Skripsi/Tugas Akhir > Fakultas Hukum
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: FH Perpus
Date Deposited: 02 Jul 2021 01:37
Last Modified: 02 Jul 2021 01:37
URI: https://repotest.untar.ac.id/id/eprint/31487

Actions (login required)

View Item View Item